JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Terima Ibunya Dibilang Lonte, Pelajar di Sragen Ngamuk Labrak Tetangganya Hingga Babak Belur

Pelajar asal Tangkil terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan saat berdamai dengan korban yang dikeroyok di Mapolsek Sragen Kota, Rabu (1/6/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang remaja di bawah umur yang masih berstatus pelajar asal Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, mengamuk dan nekat mengeroyok seorang pemuda tetangganya sendiri.

Pelajar berinisial C (18) itu nekat melabrak tetangganya berinisial W (22). Bersama dua temannya sesama pelajar, C kemudian mengamuk dan mengeroyok pemuda tetangganya itu hingga babak belur.

Baca Juga :  Pelaku yang Hamili Siswi SMP di Sragen Terbongkar, Warga Sudah Curiga Gelagat Sejak Awal. Dari Cium Kening Sampai Beda Cara Gendong Bayi!

Pemicunya pelajar itu tidak terima ibunya dikatakan perempuan nakal atau lonte. Perkataan itu diduga disebarkan oleh W.

Namun saat diklarifikasi di hadapan Kades dan karang taruna, ternyata W membantah mengatakan apa yang ditudingkan pelaku.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , insiden pengeroyokan itu terungkap ketika W yang dikeroyok melapor ke Polsek Sragen Kota.

Dari laporannya, kejadian pengeroyokan terjadi pada Kamis (26/5/2022) dinihari pukul 03.00 WIB. Di hadapan polisi, ia melaporkan telah dikeroyok oleh C dan dua temannya, N (18) dan Y (15).

Baca Juga :  Breaking News: Geger Pria Nekat Bunuh Diri Terjun dari Jembatan Sapen. Langsung Lenyap Tergulung Pusaran Air

Aksi pengeroyokan itu bermula ketika C gerah dengan perkataan yang menyebut ibunya adalah perempuan nakal. Ia menduga kalimat itu disebarkan oleh W.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com