Beranda Daerah Boyolali Penutupan Pasar Hewan Boyolali Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya

Penutupan Pasar Hewan Boyolali Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya

Bupati Boyolali, M Said Hidayat / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNWES.COM – Pasar hewan di Boyolali dipastikan belum bisa dibuka untuk kegiatan jual beli. Bahkan, penutupan ditetapkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Seharusnya perpanjangan penutupan pasar hewan di Boyolali berakhir Senin (4/7/2022) ini. Ternyata, kemudian ada SK Menteri Pertanian No 500.1/KPTS/M/06/2022 tentang Penetapan Daerah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Tadi pagi ada surat dari kementerian itu, Boyolali termasuk dalam surat untuk menutup pasar hewan,” kata Bupati Boyolali, M Said Hidayat, Senin (4/7/2022).

Sehingga setelah adanya surat tersebut, mulai besok seluruh pasar hewan di Boyolali belum bisa dioperasikan kembali.

“Ya taati dulu kita hormati, kita jalankan secara bersama. Semoga penanganan PMK ini bisa kita tangani sebaik-baiknya.”

Di seluruh wilayah Boyolali ada lima pasar hewan. Yaitu, Pasar Hewan Jelok, Kecamatan Cepogo; Pasar Hewan Karanggede, Pasar Hewan Kalioso di Nogosari, Pasar Hewan Simo, dan Pasar Hewan Ampel.

Baca Juga :  Boyolali Perkuat Benteng Moderasi Beragama Lewat Edukasi di Sekolah

Awalnya, kelima pasar itu ditutup mulai 27 Mei -10 Juni 2022.

Namun kasus PMK yang belum terkendali, maka penutupan pasar diperpanjang hingga 21 Juni. Praktis tak ada kegiatan jual beli ternak selama itu.

Namun, karena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belum juga terkendali, ditambah banyak pasar hewan di daerah tetangga yang ditutup, akhirnya penutupan pasar ini berlaku hingga 4 Juli 2022.

Terkait dengan pemenuhan hewan kurban di Boyolali, Bupati menjelaskan, ada pedagang yang langsung bertransaksi di rumah masing-masing. Hanya saja, para pedagang diminta agar memperhatikan aspek kesehatan hewan.

“Sementara, untuk pemenuhan hewan kurban, ambil yang di Boyolali dulu. Jangan ambil dari luar.”

Bupati juga meminta masyarakat tetap tenang. Saat ini penanganan PMK di Boyolali terus dilakukan secara bertahap dengan vaksinasi PMK. Pengobatan sapi yang terpapar PMK juga terus dilakukan oleh petugas kesehatan hewan. Waskita

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.