JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Siap Saingi Bukalapak, Aplikasi Jualan Digital “UMKM Bangkit” Rambah Sragen. 1.000 UMKM Langsung Gabung, Modal Bakal Didukung

Seribuan pelaku UMKM di Sragen saat hadir mengikuti pelatihan Go Digital melalui aplikasi UMKM Bangkit yang diprakarsai BPR Djoko Tingkir Sragen di Gedung SMS, Selasa (5/7/2022). Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 1.000 pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di Sragen mendapat kesempatan baru mengenal teknologi pemasaran digital melalui aplikasi “UMKM Bangkit”.

Aplikasi itu dirintis oleh BPR Djoko Tingkir dengan menggandeng founder PT Teguh Aman Lestari dan dikenalkan dalam acara peluncuran aplikasi UMKM Bangkit di gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen, Selasa (5/7/2022).

Seribuan UMKM dari berbagai wilayah di Sragen itu diberikan pelatihan sekaligus dipandu untuk bergabung.

Direktur Utama PT BPR Djoko Tingkir Sragen, Titon Darmasto mengatakan pengenalan aplikasi UMKM Bangkit itu digelar dalam rangka membantu UMKM menuju Go Digital atau digitalisasi UMKM.

Pasalnya data yang tercatat di Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Sragen mencatat dari 70.000 UMKM, baru 1 persen atau sekitar 450 UMKM saja yang melek teknologi digital.

Fakta itu dinilai menjadi pekerjaan rumah (PR) besar di era digitalisasi. BPR Djoko Tingkir sebagai BUMD milik daerah merasa terpanggil untuk membantu memberikan pendampingan teknologi digital.

Baca Juga :  Ratusan Warga Tasyakuran Kemenangan Prabowo Gibran Sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 di Tanon Sragen

“Dari data UMKM yang Go Digital masih di bawah 1 persen, Bank Djoko Tingkir sebagai kepanjangan tangan Pemkab untuk membantu UMKM menuju Go Digital melalui aplikasi UMKM Bangkit. Dengan aplikasi itu, harapannya produk bisa dikenal lebih luas sehingga meningkatkan omzet dan mempercepat perekonomian khususnya di Sragen,” paparnya.

Dirut BPR Djoko Tingkir Sragen, Titon Darmasto. Foto/Wardoyo

Titon menjelaskan aplikasi UMKM Bangkit itu tak ubahnya seperti market place lainnya semacam Bukalapak, Tokopedia dan sejenisnya.

Dengan bergabung ke aplikasi itu, produk UMKM Sragen nantinya akan bisa dikenal lebih luas tidak hanya di lokal namun juga nasional.

Siap Bantu Modal

Ia optimistis dengan kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain, produk UMKM Sragen akan bisa bersaing di tingkat pasar nasional.

Bahkan jika bisa menjaga kualitas, aktif dalam pemasaran digital, melalui UMKM Bangkit bisa mendongkrak omset hingga 100 persen.

Baca Juga :  Demam Dukungan Sudaryono Maju Pilgub Jateng Terus Mengalir, Siap Menangkan Orang Dekat Presiden Terpilih Prabowo Subianto

“Dengan UMKM bangkit ini, UMKM tidak akan gaptek lagi dan manfaatnya penting sekali. Karena produk-produk UMKM Sragen akan makin menasional. Karena produk UMKM Sragen utamanya kuliner tidak kalah baik kualitas, rasa maupun harga,” terangnya.

Para pelaku UMKM saat mendapat hadiah undian saat kegiatan pengenalan Go Digital Gayeng Bareng UMKM Sragen di Gedung SMS, Selasa (5/7/2022). Foto/Wardoyo

Meski demikian, Titon menyebut untuk bisa bergabung ke aplikasi UMKM Bangkit, UMKM harus memenuhi beberapa kriteria.

Di antaranya memiliki produk unggulan, berdomisili Sragen, produk dimiliki sendiri alias tidak join serta memiliki Handphone Android dengan aplikasi WhatsApp (WA).

Tak hanya dari pendampingan pemasaran digital, pihaknya juga siap membantu akses permodalan bagi UMKM yang ingin mengembangkan usaha namun terkendala modal.

“Tapi tentunya modal akan kita berikan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Karena kami perbankan yang sehat tentu juga harus ingin UMKM yang harus bergabung mengunakan prinsip kehati-hatian. Karena aplikasi UMKM Bangkit ini nanti memang linier dan nge-link langsung ke permodalan,” tandasnya. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com