JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tergiur Ritual Lunas Hutang, Suami Istri di Sragen Jadi Korban Mbah Dukun Pengganda Uang. Modal Rp 8 Juta Lenyap

Tersangka dukun pengganda uang asal Plosokerep, Karangmalang, Kasimin Widodo (49) saat diamankan di Mapolres Sragen, Kamis (28/7/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib tragis menimpa suami istri, Manto Atmojo (45)- Warsini (43) warga Dukuh Cabean RT 9/4, Desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Gegara tergiur iming-iming bisa lunas hutang, mereka malah tertipu seorang yang mengaku sebagai dukun pengganda uang.

Pasutri itu kehilangan uang Rp 8 juta yang dijadikan modal untuk digandakan menjadi Rp 450 juta oleh pelaku.

Pelaku diketahui bernama Kasimin Widodo (49) asal Pungkruk RT 6/2, Desa Plosokerep, Karangmalang, Sragen langsung ditangkap Polsek Sidoharjo.

Pelaku beraksi dengan menawarkan bisa menggandakan uang berlipat-lipat dan bisa lunas hutang dengan cara ritual.

Kasus itu terungkap setelah tersangka dibekuk dan dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Kamis (28/7/2022). Konferensi pers dipimpin Kapolsek Sidoharjo AKP Harno didampingi Kasi Humas Polres, AKP Suwarso.

Baca Juga :  Billy Ungkap Beras Selundupan Marak, Dinas Perdagangan Langsung Terjunkan Tim!

AKP Harno menyampaikan terungkapnya kasus dukun abal-abal bermodus penggandaan uang itu berawal saat polisi menerima laporan dari Warsini (43) yang merasa ditipu oleh pelaku.

Di hadapan polisi, korban menceritakan awalnya ia didatangi oleh pelaku pada hari Selasa (5/7/2022). Saat itu, pelaku menawarkan bisa membantu korban jika punya hutang banyak dan ingin segera lunas.

Pelaku menawarkan korban untuk mengikuti ritual penggandaan uang. Saat itu pelaku menawarkan syarat jika berhasil maka korban harus membeli dua ekor kambing seharga Rp 8 juta untuk syukuran.

Mendengar tawaran itu, korban mendadak langsung tergiur dan menyanggupi. Setelah terjadi kesepakatan, pelaku kembali datang Jumat (8/7/2022) malam sehabis magrib.

Setiba di rumah korban, pelaku kemudian meminta korban dan suaminya Manto Atmojo untuk mengikuti ritual dan uang Rp 8 juta untuk kambing syukuran dimasukkan ke kardus sebagai pancingan.

Baca Juga :  Doa Ratusan Laskar Sukowati Sragen untuk Para Korban Tragedi Kanjuruhan

Saat itu, pelaku menjanjikan uang Rp 8 juta itu akan bisa berlipat menjadi Rp 450 juta sesuai keinginan korban jika dibuka esok malamnya pukul 24.00 WIB.

“Kemudian mengajak suami korban ke ruangan yang sepi untuk rirual. Di ruangan itu hanya ada mereka berdua. Kemudian uang Rp 8 juta yang dijanjikan itu disuruh naruh di kardus untuk diritual dengan membaca Al Fatihah. Kemudian suami korban disuruh keluar rumah untuk mengambil tanah di depan rumah untuk dimasukkan ke dalam kardus sebagai sarana ritual,” ujar Kapolsek.

Rupanya saat suami korban keluar rumah, pelaku memanfaatkan kesempatan dengan mengambil uang Rp 8 juta di kardus.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com