Beranda Edukasi Pendidikan Buka Peluang Wirausaha,  Mahasiswa KKN 46 UNS Gelar Program ‘LANSING’ untuk Ibu-ibu...

Buka Peluang Wirausaha,  Mahasiswa KKN 46 UNS Gelar Program ‘LANSING’ untuk Ibu-ibu PKK Kelurahan Sangkrah

Ibu-ibu PKK Kelurahan Sangkrah menunjukkan produk sabun cuci piring hasil pelatihan bersama mahasiswa KKN Kelompok 46 UNS, yang dikemas dalam botol dengan menarik / Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Mahasiswa KKN kelompok 46 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci piring (LANSING) kepada ibu-ibu PKK di Kelurahan Sangkrah, Kamis (11/8/2022).

Kegiatan tersebut digelar untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang banyak tinggal di rumah, supaya lebih produktif dan membantu ekonomi keluarga.

“Selain bisa menghemat pengeluaran keluarga, kegiatan ini bisa menjadi sebuah peluang usaha tambahan buat ibu-ibu,” ujar Ketua Pelaksana Program Kerja LANSING KKN 46 UNS, Viany.

Menurut Viany, selain hasil produk tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan menumbuhkan motivasi berwirausaha di kalangan ibu-ibu rumah tangga.

Tempat di Aula Kelurahan Sangkrah, kegiatan LANSING terbukti mampu menarik antusiasme seluruh anggota PKK di Kelurahan Sangkrah.

Seluruh peserta menunjukkan semangat dan tidak segan-segan untuk bertanya tentang fungsi setiap bahan pembuatan sabun cuci piring tersebut.

Mahasiwa KKN Kelompok 46 UNS berfoto bersama peserta pelatihan pembuatan sabun cuci piring di Kelurahan Sangkrah / Istimewa

Uniknya, meskipun sebagian besar bahan yang digunakan merupakan bahan kimia, yang namanya terdengar asing bagi kalangan ibu rumah tangga, hal tersebut tidak mengurangi minat mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan LANSING.

Viany menjelaskan, bahan-bahan yang digunakan dalam membuat sabun cuci piring tersebut antara lain:

  1. Texapon, bahan ini memiliki fungsi sebagai surfaktan atau pengangkat kotoran dan lemak.
  2. Sodium sulfat yang berfungsi mempercepat proses pengangkatan lemak dan kotoran
  1. Foam booster yang berfungsi untuk menambah busa
  2. EDTA yang berfungsi sebagai pengawet
  3. Pewarna yang berfungsi memberikan warna sabun
  4. Bibit parfum yang berfungsi memberikan aroma pada sabun
  1. NaCl yang berfungsi sebagai pengental
  2. Aquades yang berfungsi sebagai pelarut
Baca Juga :  UMS Dilirik Angkatan Darat Thailand, Siap Tampung Studi Keluarga Militer Muslim

Agar lebih efektif, kegiatan LANSING dilaksanakan dengan metode jigsaw, atau membagi seluruh peserta ke dalam kelompok-kelompok kecil.

Total ada lima kelompok dalam pelatihan tersebut, yang masing-masing terdiri dari sekitar tujuh anggota PKK.

Selaku Ketua Pelaksana Kegiatan LANSING, Viany memberikan instruksi langkah-langkah pembuatan sabun cuci piring kepada seluruh kelompok, yang langsung dipraktikkan oleh masing-masing kelompok.

Setelah selesai mencampur seluruh bahan sesuai instruksi, sabun cuci piring didiamkan guna menghilangkan busa yang muncul selama proses pencampuran bahan.

Tak hanya itu, karena LANSING bertujuan sebagai sebuah peluang usaha, maka pengemasan (packaging) juga harus diperhatikan sebab menyangkut identitas produk.

“Karena itu, kami juga mengajarkan pada ibu-ibu untuk mengemas sabun cuci piring ini agar lebih menarik minat orang,” papar Viany.

Pengemasan yang baik tersebut menurut Viany sangat berguna supaya produk yang dihasilkan dapat memiliki identitas dan nilai jual sebagai peluang usaha baru.

Sementara itu, Lurah Sangkrah Eka Budi Mulana, S.E. dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 46 UNS ini mampu mendorong kreativitas masyarakat, terutama para ibu rumah tangga di Kelurahan Sangkrah.

Baca Juga :  2050 Mahasiswa UNS Diterjunkan KKN Tematik, Menyebar di 9 Provinsi, Siap Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Beliau berharap, ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Sangkrah menjadi lebih produktif dan sanggup menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri melalui kegiatan LANSING.

Tidak hanya memberi ide peluang usaha melalui kegiatan pelatihan, mahasiswa KKN 46 UNS juga meningkatkan wawasan peserta pelatihan melalui kuis seputar kegiatan pelatihan yang sudah dijalani.

Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN 46 UNS memberikan door prize kepada peserta yang mampu menjawab pertanyaan.

Melalui hal tersebut, peserta dapat lebih memahami pentingnya mengenal bahan, alat dan langkah-langkah yang tepat dalam membuat sabun cuci piring, serta lebih bersemangat dalam menumbuhkan semangat berwirausaha. Redaksi

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.