JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Korupsi Ratusan Juta di Sragen, Pejabat Perhutani Terancam 20 Tahun Penjara. Ini Bunyi Lengkap Pasalnya!

Mantan junior manajer bisnis Perum Perhutani KPH Surakarta, Yohanes Cahyono Adi atau YCA dikawal petugas Kejari Sragen usai ditetapkan tersangka kasus korupsi penyalahgunaan dana forum tani KPH Tangen Sragen senilai ratusan juta, Kamis (25/8/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mantan pejabat Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Surakarta, Yohanes Cahyono Adi alias YCA (40) terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Ancaman hukuman itu menyusul penetapannya sebagai sebagai tersangka korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen, Kamis (25/8/2022).

Yohanes yang sebelumnya menjabat sebagai Junior Manajer Bisnis itu ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana forum tani dari pemanfaatan lahan Perum Perhutani oleh petani penggarap di wilayah Tangen Kabupaten Sragen tahun 2017 – 2020.

Kasi Pidsus Kejari Sragen, Agung Riyadi mengatakan tersangka bakal dijerat pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :  Parah, Bangunannya Mewah Bertingkat, Kios Pengusaha Tajir di Sragen Ini Ternyata 7 Tahun Nunggak

“Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” paparnya kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Kejari, Kamis (25/8/2022).

Mengacu UU Tipikor, diketahui Pasal 2 ayat (1) berbunyi:

“Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar”.

Agung menguraikan tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan. Terhitung mulai hari ini, Kamis (25/8/2022) sampai 13 September mendatang.

Baca Juga :  Siap-Siap Panas Dingin, Kasus Mafia Tanah OO di Sragen Mendekati P-21. Bakal Seret Banyak Tersangka

Penahanan dilakukan dalam tahap penyidikan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Jadi penahanan ini dalam tahap penyidikan. Tersangka akan ditahan selama 20 hari dari tanggal 25 Agustus sampai 13 september 2022,” ujarnya.

Agung menjelaskan penahanan dilakukan atas pertimbangan dua alasan. Yakni alasan obyektif yaitu ancaman pidana lebih dari 5 tahun.

Alasan kedua adalah alasan subyektif yakni dikhawatirkan tersangka melarikan diri menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana.

“Ini masih menjunjung tinggi praduga tak bersalah juga. Yang bersangkutan ditahan 20 hari,” jelasnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com