JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Peran Orang Tua Membentuk Karakter Anak

Dwizka Krisnawati, mahasiswa Unisri. Foto/Istimewa

KARANGANYAR- Wonorejo adalah desa di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia.

Tepatnya di dukuh Sugihwaras RT 04 RW 6 saya melakukan sosialisasi kepada ibu-ibu setempat guna menyalurkan ilmu/pengetahuan untuk peran orang tua membentuk karakter anak.

Sosialisasi membentuk karakter anak oleh mahasiswa KKNT Unisri. Foto/istimewa

Di sini karakter yang ingin di capai adalah, karakter anak yang positif, contoh seperti anak yang berperilaku sopan terhadap orang, anak yang bertanggung jawab, anak yang berguna untuk bangsa dan negara, anak yang memiliki etika yang baik.

Pada kesempatan itu, Saya sebagai Mahasiswa Bimbingan dan Konseling ingin membantu para orang tua agar tidak salah dalam mendidik anaknya masing.

Materi yang saya berikan sebagai berikut :
1. Apa itu karakter ?
Karakter adalah suatu pembawaan individu berupa sifat, kepribadian, watak serta tingkah laku yang diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber : nilai luhur, agama, norma, nilai budaya pendidikan karakter : upaya yg sengaja di rancang untuk membangun dan mengembangkan nilai nilai moral dan perilaku yang baik dapat di terima di semua budaya

Karakter positif : bersifat universal, mencakup cara pnadang, pikir, bersikap dan bertindak, hasil dan pembiasaan, perlu di kenalkan, di latih, dan dibiasakan, membutuhkan waktu untuk berhasil.

2. Bagaimana membentuk/membangun karakter ?

 Exposure➡️demonstrasi ; pergerakan ; contoh
 beri penjelasan tentang karakter positif yang di maksud (di sesuaikan dengan perkembangan anak)

 ajak anak untuk mendiskusikan karakter yang positif seperti apa
 lakukan pengulangan dan peringatan
 lakukan tindakan koreksi jika ada yang tidak sesuai.

3. Tanggung jawab siapa ?

 Orang tua
 Guru di sekolah
 Masyarakat setempat

4. Kapan harus di mulai ?

Lebih awal lebih baik.
Di usia 2th mulai komunikasi, awal dari kemandirian

Di usia 7th kognitif berkembang pesat, mulai menerima penjelasan
Di usia 10th mulai puber dan mulai untuk diskusi/analisa

5. Bagaimana agar berhasil ?
Kunci keberhasilan yakni

 konsisten : jangan melanggar yang sudah di tetapkan di awal dan tidak ada pengecualian, lalu tidak ada double standart tujuannya aga sama di dalam situasi apapun dan agar anak tidak bingung dengan keputusan mana yang harus di patuhi.

 Komitmen : kesepakatan yang di buat melibatkan seluruh anggota dan anak juga harus di libatkan. Seluruh anggota mematuhi kesepakatan yang sudah di buat, saling mengingatkan jika ada yang melanggar, rayakan keberhasilan terhadap usaha dan berikan pengakuan.

Materi yang saya berikan ini sangat berguna untuk ibu-ibu yang mengikuti sosialisasi, dampaknya sekarang para orang tua di dukuh sugihwaras menerapkan cara yang sudah di sampaikan saat sosialisasi, feedback dari ibu-ibu pun sangat luar biasa dan antusiasnya begitu luar biasa.

Jadi untuk para orang tua, peran anda sangat penting dalam mendidik karakter anak sejak dini, karena guru pertama adalah orang tua. (***)

Penulis:
Nama : Dwizka krisnawati
Npm : 19500011
Prodi : Bimbingan dan Konseling

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com