JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Ketahuan Jual Rokok Bodong, Toko Bisa Ditutup hingga Hukuman 5 Tahun Penjara. Kenali Ciri-cirinya!

Kepala Diskominfo Sragen, I Yuseph Wahyudi saat memberikan sosialisasi cukai rokok dan ketentuannya. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen melalui Dinas Kominfo dan Bea Cukai Surakarta terus menggencarkan sosialisasi ketentuan cukai dan bahayanya rokok ilegal atau tanpa cukai.

Tidak hanya sanksi administratif, sanksi pidana dan denda bakal menjerat warga yang nekat menyimpan dan mengedarkan rokok tanpa cukai.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi Gempur Rokok Ilegal yang digelar di Desa Japoh, Kecamatan Jenar, Rabu (12/10/2022).

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sragen I. Yusep Wahyudi, perwakilan Bea Cukai Surakarta, Rusli Nur Ahmad dan Agus Warsito dari Satpol PP Kabupaten Sragen.

Tak kurang dari 50 perwakilan warga desa Japoh khususnya penjual rokok dihadirkan dalam sosialisasi tersebut.

Baca Juga :  Lirik Lagu Mangku Purel yang Lagi Trending

Kepala Dinas Kominfo Sragen, I. Yusep Wahyudi menyampaikan sosialisasi digelar untuk membantu memberikan sarana dan mengedukasi masyarakat terkait ketentuan cukai.

“Hasil dari cukai itu akan bermanfaat bagi penerimaan negara serta pentingnya cukai rokok dan ciri-ciri rokok ilegal. Silahkan bertanya kepada ahlinya karena ini akan sangat bermanfaat bagi para pemilik warung ataupun toko untuk menekan peredaran rokok ilegal,” paparnya.

Perwakilan Satpol PP, Agus Warsito menjelaskan sebagai penegak Perda, salah satu tugas Satpol PP adalah mengantisipasi peredaran rokok ilegal.

Tim akan melakukan razia atau operasi dan sosialisasi kepada warung-warung kelontong, toko atau minimarket yang menjual rokok di seluruh Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Dibantu BRI Rp 500 Juta, Masjid Kodim Sragen Kini Berubah Megah. Danrem dan Dandim Ucapkan Terimakasih

Sanksi bagi toko yang menjual rokok tanpa cukai pada tahap awal akan diperingatkan dan diberi pembinaan.

“Jika dibina tidak bisa akan kami beri peringatan. Jika belum berhasil akan kami lakukan penindakan tidak dibawa ke ranah hukum melainkan diserahkan kepada penyidik PPNS Satpol PP untuk kemudian menutup warung atau tokonya tersebut,” jelas Agus.

Untuk itu, ia meminta kepada para penjual rokok untuk tidak tergiur dengan harga murah.

Apalagi rokok tanpa pita cukai. Ia menyebut beberapa merek rokok bodong atau ilegal antara lain Beruang, SBR, Bold, Nat Geo Mild.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com