JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Baru Terungkap, Kunjungi Masaran, Iriana Jokowi Ternyata Pimpin Demo bersama Anak-Anak TK. Ini yang Dilakukan?

Iriana Jokowi saat melakukan demo cuci tangan pakai sabun bersama anak-anak TK di Kliwonan, Masaran, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kunjungan Ibu Negara, Iriana Jokowi ke Masaran beberapa hari lalu menyisakan cerita.

Selain mengunjungi sentra batik, Iriana bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) ternyata juga menggelar demo.

Namun, demo yang dilakukannya didampingi istri Wapres, Wury Estu Ma’ruf Amin, dan para pendamping menteri-menteri KIM, bukan demo penyampaian aspirasi.

Akan tetapi demo cuci tangan bersama anak-anak TK. Demo digelar dalam rangka mensosialisasikan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan dukungan sarana dari Kementerian PUPR.

Dalam kesempatan itu, Ibu Iriana dan Ibu Wury melakukan simulasi cuci tangan pakai sabun (CTPS) bersama anak-anak siswa TK Pertiwi Kliwonan 1 dan Pertiwi Kliwonan 3.

Sambil bernyanyi, anak-anak tampak antusias memeragakan gerakan CTPS bersama Ibu Iriana, Ibu Wury, dan para anggota OASE KIM lainnya.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PUPR sekaligus Ketua Bidang 2 Peningkatan Kualitas Kesehatan OASE KIM Kartika yang merupakan istri Menteri Basuki Hadimuljono mengatakan, kegiatan OASE KIM ini bertujuan mensosialisasikan perilaku hidup sehat kepada para siswa Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Kliwonan.

Baca Juga :  31 Tahanan Polres Sragen Terima Tauziah untuk Motivasi dan Perkuat Keamanan Tahanan

“Melalui demo gerakan CTPS ini, kami berharap bisa mendidik anak-anak sekolah sedini mungkin belajar cuci tangan dengan benar. Selain CTPS, kami juga melakukan pilah sampah, penyerahan paket buku bacaan, bingkisan, lunch box, serta benih-benih pohon kepada lima TK di Desa Kliwonan yaitu TK Pertiwi 1, TK Pertiwi 2, TK Pertiwi 3, TK Pertiwi 4, dan TK Aisyah,” kata Kartika.

Sarana CTPS berupa sambungan kran air dan sabun disediakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya untuk mendukung Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) khususnya di lingkungan sekolah. Penyediaan sarana CTPS di lingkungan sekolah ini juga sejalan dengan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Cakra Nagara mengatakan, saat ini terdapat 32 unit sarana CTPS yang tersebar di sekolah-sekolah di lima kabupaten, yaitu Semarang, Batang, Klaten, Grobogan, dan Sragen.

Baca Juga :  BRI Sragen Melalui Yayasan Baitul Maal - YBM BRILiaN Bantu Rp 96 Juta Untuk Budidaya Buah Melon Hidroponik di Desa Kaliwedi Gondang Sragen

“Setiap sekolah percontohan kami sediakan minimal dua unit sarana CTPS utk SD dan satu unit sarana CTPS untuk TK, tergantung jumlah murid dan luas area sekolahnya, sebagai dukungan air bersih dan sanitasi di lingkungan sekolah. Selain sarana CTPS, kami juga melakukan renovasi bangunan sekolah TK Pertiwi Kliwonan 1 dan Pertiwi Kliwonan 3 di antaranya perbaikan atap, pengecatan ulang, dan penambahan tanaman hijau,” pungkasnya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan temu sapa bersama siswa TK Pertiwi Kliwonan 1 dan Pertiwi Kliwonan 3. Tak hanya saling temu sapa, para rombongan juga membagikan bibit pohon kelapa genjah dan pohon alpukat. Dilanjutkan, dengan pembagian bingkisan hadiah alat-alat sekolah, paket sembako untuk tenaga pengajar TK Pertiwi Kliwonan dan warga sekitar. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com