JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tragedi Kanjuruhan, KPAI: Anak yang Jadi Yatim Piatu Tanggung Jawab Pemerintah

Komisioner KPAI, Retno Listyarti / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Tidak hanya sebatas memberikan santunan, namun pemerintah harus bertanggung jawab terhadap anak-anak yang menjadi yatim piatu akibat tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

Desakan itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti.

Sebagaimana diketahui, tragedi tersebut mengakibatkan ratusan orang tewas sesak nafas dan cidera akibat gas air mata yang ditembakan polisi untuk membubarkan massa usai pertandingan Arema FC vs Persebaya.

Baca Juga :  Bom Bunuh Diri Koyak Polsek Astanaanyar, Bandung. 1 Tewas dan 3 Polisi Luka-luka

Retno Listyarti mengatakan, pemerintah tak bisa hanya sekadar memberikan santunan kepada para korban, namun juga rehabilitasi psikis terutama anak-anak yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

“Begitu pun bagi anak-anak yang orangtuanya meninggal saat tragedi ini butuh dukungan negara, karena mereka mendadak jadi yatim atau bahkan yatim piatu, tulang punggung keluarganya ikut menjadi korban tewas dalam peristiwa ini,” kata Retno dalam keterangannya, Senin (3/10/2022).

Baca Juga :  Gempa M5,8 Sukabumi, Guncangannya Terasa Hingga Jakarta

Lebih lanjut, Retno menyebut korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan sebanyak 17 di antaranya merupakan anak-anak dan 7 anak lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Oleh karena itu, Retno mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim independen untuk melakukan penyelidikan terhadap tragedi ini.

Retno juga mendorong Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evaluasi secara tegas atas tragedi tersebut.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com