JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Meski PPKM Resmi Dicabut, BPJS Kesehatan Tetap Mengkaver Biaya Pasien Covid-19

Ilustrasi grafik kasus covid-19. Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Meskipun Presiden Jokowi telah resmi mencabut PPKM, namun BPJS Kesehatan akan tetap mengkaver biaya pasien Covid-19.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Ia menyebutkan biaya penanganan pasien Covid-19 bergantung kepada status dari wabah tersebut. Sejak 2020, pemerintah menetapkan bahwa Covid-19 merupakan pandemi.

Baca Juga :  Jokowi Mendadak Bertemu dengan Surya Paloh di Istana, Ada Apa?

Oleh karena itu, biaya penanganan pasien Covid-19 ditanggung langsung oleh pemerintah melalui program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Setelah menurunkan status Covid-19 menjadi endemi seiring dengan penyebaran virus yang relatif melandai, maka akan membuat BPJS Kesehatan berkewajiban menanggung klaim pasien Covid-19.

“Jika sudah dinyatakan endemi, bukan pandemi lagi, maka BPJS Kesehatan yang akan meng-cover [biaya perawatan pasien Covid-19],” ujar Ghufron pada Jumat 30 Desember 2022.

Baca Juga :  Jajaran Polsek Tambora Sukses Bongkar Prostitusi Online Big Pertamax di Telegram dan Tangkap 3 Wanita. Ada 60 PSK di Dalamnya

Menurutnya, perhitungan biaya perawatan pasien Covid-19 saat statusnya endemi akan mengacu kepada Indonesian Case Base Groups (INA-CBGs). Mekanismenya pun akan sesuai dengan proses klaim BPJS Kesehatan pada umumnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com