Beranda Umum Nasional Viral Video Asusila Siswi SMK di Pangandaran, Begini Penjelasan Kepsek

Viral Video Asusila Siswi SMK di Pangandaran, Begini Penjelasan Kepsek

Ilustrasi video asusila. Youtube

PANGANDARAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebuah video dan foto yang mempertontonkan seorang perempuan dalam kondisi telanjang bulat viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1,39 menit yang viral tersebut, perempuan itu diduga berbuat adegan tak senonoh di kamar mandi.

Sambil mandi, ia mempertontonkan alat vitalnya dan anggota tubuh lainnya dalam posisi jongkok.

Berdasar informasi yang beredar, video asusila tersebut diperankan oleh seorang pelajar SMK di wilayah Kalipucang Kabupaten Pangandaran.

Kepala Sekolah SMK berinisial, NN membenarkan adanya satu siswi yang dikabarkan melakukan asusila dalam video yang beredar.

“Dia sudah kelas 12, tapi sudah klarifikasi dan kemarin-kemarin sudah lapor ke Polsek Padaherang,” ujar NN saat ditemui di ruangan kantornya, Kamis (8/12/2022) pagi.

Melakukan pelaporan ke Polsek Padaherang, karena yang bersangkutan teman dekat R lokasinya diduga berada di Padaherang.

“Dari pihak yayasan (yayasan SMK), itu sudah ditangani. Karena ini sudah langsung ditangani oleh pihak yayasan, Saya cuman dapat laporan,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Chromebook Terkuak, Pejabat Kemendikbudristek  Akui Terima Uang Rp 500 Juta dari Perusahaan Vendor

Menanggapi hasil penyelesaiannya seperti apa? Ia mengaku tidak tahu.

“Kurang tahu Saya, pokonya sudah beres saja kemarin 2 hari yang lalu,” ucapnya.

Menurutnya kejadian seperti itu tidak benar terjadi dan bukan video sesungguhnya.

“Dari Kapolsek juga menyatakan bahwa video itu editan bukan hasil sesungguhnya,” kata Nursiah.

Memang setelah mendapat laporan, Ia selaku kepala sekolah merasa kaget dengan adanya kejadian tersebut

“Agak kaget juga sih, karena kan jaman sekarang anak-anak itu sudah kental sekali dengan namanya media sosial,” ujarnya.

Ia juga sempat klarifikasi dan bertanya sama si anak bersangkutan.

Ternyata, memang kata si anak sempat ada hubungan pribadi dengan seorang pria.

“Tapi, mungkin karena ada masalah tertentu yang akhirnya kurang baik, jadi (lelakinya) melakukan hal seperti itu.

Baca Juga :  Wacana Pilkada Tak Panen Penolakan, Gen Z Terdepan Menolak

Foto dan video bisa dikatakan hoaks karena pas klarifikasi sama anaknya mengaku tidak mengakui, dia malah menyatakan sebagai korban,” ucapnya.

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.