Beranda Daerah Boyolali Asyik Menghangatkan Badan Bersama Keluarganya di Dapur, Tiba-tiba Rumah Warga Grintingan Selo...

Asyik Menghangatkan Badan Bersama Keluarganya di Dapur, Tiba-tiba Rumah Warga Grintingan Selo Ini Tertimpa Longsor

Rumah Sawit, warga Dukuh Grintingan, Desa Jrakah, Kecamatan Selo hancur tertimpa tanah longsor Selasa (15/2/2023) petang. Istimewa

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM -– Cobaan cukup berat dialami Sawit (38) warga Dukuh Grintingan, Desa Jrakah, Kecamatan Selo. Ya, rumahnya hancur tertimpa tanah longsor.

Peristiwa mengagetkan itu terjadi pada Selasa (15/2/2023) petang. Tebing setinggi 10 meter longsor dan menimbun hingga separo rumah bagian samping. Saat kejadian, Sawit bersama keluarganya lagi berkumpul di dapur.

Mereka menghangatkan tubuh di depan tungku kayu bakar. Kebiasaan itu dilakukan Sawit bersama istri, ayah, ibu dan seorang anaknya karena cuaca dingin berkabut dan hujan. Tiba- tiba, mereka dikagetkan adanya getaran sangat keras dibarengi suara berderak.

Dia dan keempat anggota keluarga langsung keluar dari dapur untuk menyelamatkan diri. “Iya, kami langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Getarannya sangat keras, saya kira terjadi gempa bumi,” katanya, Rabu (15/2/2023).

Setelah tenang, dia melihat kondisi rumah. Dia sangat kaget, ternyata rumah bagian depan atau sisi utara sudah tertimpa tanah longsor. Meskipun tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

“Entah, bagaimana nanti memperbaikinya. Untuk sementara ini, saya terpaksa mengungsi di rumah saudara. Kami sekeluarga bersyukur bisa selamat,” lanjutnya.

Ditemui terpisah, Kepala Pelaksana Harian BPBD Boyolali, Widodo melalui Supervisor, Rima Kusuma Prasetyaningrum menjelaskan, pihaknya telah memberikan bantuan sembako kepada korban. Tim reaksi cepat (TRC) bersama relawan juga sudah turun ke TKP untuk membersihkan material longsor.

Menurutnya, ada beberapa titik longsor, sejumlah titik di jalan penghubung antar kecamatan dan jalan antar desa. “Saat ini sedang dilakukan pembersihan. Sebagian sudah bisa dilalui sepeda motor. Namun ada titik yang tertimbun tanah cukup banyak dan harus dibersihkan dengan alat berat.” Waskita

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.