JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas Fenomena Kawanan Maling Gentayangan di Wilayah Sumberlawang Sragen dan Sekitarnya

Ilustrasi pencuri. Foto: pixabay.com
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Baru-baru ini aksi kawanan maling menggila dikawasan kecamatan Sumberlawang Sragen dan sekitarnya.

Aksi pencurian menyasar sejumlah rumah warga dan pengusaha dikawasan Sragen barat tersebut, akibat aksi kawanan maling yang semakin menggila itu membuat masyarakat kini menjadi resah dan was-was.

Yang terbaru, aksi pencurian menimpa salah satu pengusaha toko bangunan di kawasan Sumberlawang yang namanya tidak mau disebutkan berinisial HE, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM ia membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya aksi pencurian diketahui saat pagi hari, pada saat hendak buka toko.

“Iya benar, kejadian diperkirakan tadi malam, pelaku berhasil masuk ke dalam toko bangunan setelah membobol tembok, taunya tadi pagi saat istri saya buka toko,” kata HE, Selasa (16/5/2023) sore.

Menurutnya, aksi pencurian terjadi pada saat malam hari dan kondisi sekitar toko bangunan di kawasan Sumberlawang sudah sepi.
Ia mengatakan aksi pelaku terbilang nekat dan sempat terekam kamera CCTV.

“Iya tembok batu bata itu yang dibobol, aksi pelaku juga sempat terekam kamera CCTV toko, yang dibawa alat alat listrik dan bangunan, uang tunai 12 juta rupiah,” bebernya.

Atas kejadian ini, pengusaha ternama toko bangunan tersebut juga telah melaporkan ke pihak kepolisian Polres Sragen, dan polisi dari Resmob Sragen juga telah melakukan olah TKP guna mengejar para pelaku.

Sebelumnya, aksi pencurian dengan cara membobol rumah juga menimpa Ana Wulandari (40) pemilik dealer sepeda motor Sumber Rejeki Baru (SRB) di wilayah jalan raya Sumberlawang-Gabugan Tanon tepatnya di Dukuh Pilangsari, Desa Ketro, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah diketahui dibobol maling pada Senin (15/5/2023) Pukul 06:00 WIB.

Baca Juga :  Resmi 195 Kepala Desa di Sragen Mendapat Perpanjangan Jabatan Menjadi 8 Tahun

Pelaku berhasil membobol rumah dan menggasak barang berharga seperti sepeda motor Honda Scoopy dan beberapa ekor burung harga puluhan juta rupiah.

Dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Ana Wulandari membenarkan kejadian tersebut dan pelaku berhasil masuk ke dalam rumah setelah membobol rumah.

“Pelaku lewat atas mas, kronologi kejadian diperkirakan jam 2 malam, soalnya jam 12 malam saya masih belum tidur, kemungkinan pelaku udah tau selok beluk rumah saya og mas, kalau gak tau selok beluk rumah saya pasti dia akan bingung,” kata Ana membeberkan beberapa barang berharga dan burung diambil pelaku meliputi sepeda motor dan 30 ekor burung dengan harga yang cukup tinggi.

“Ada burung murai dan beberapa jenis burung lainnya sama motor kurang lebih dibawah lima puluh juta rupiah, polisi juga sudah kesini,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Wikan Sri Kadiyono telah menerima laporan tersebut dan sudah dilakukan penyelidikan.

“Polisi masih melakukan penyelidikan, sudah melakukan olah tkp dan mengejar pelaku,” ujarnya.

Aksi kawanan maling pertamakali hebohkan warga dalam waktu seminggu ini juga terjadi di Dukuh Tanjungsari, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen.

Baca Juga :  354 Taruna SMK Negeri I Plupuh Resmi Dilantik Wakil Bupati, Pamerkan Karya Kreatif dan Bela Diri

Aksi pencurian ini berhasil membawa satu unit sepeda motor Honda Beat.

Berkat kesigapan warga sekitar maling akhirnya bisa ditangkap ramai-ramai di tengah persawahan, hingga di hajar ratusan warga.

Pelaku pencurian tersebut bernama Budi Dwi Cahyono (38) Warga Jalan Ros RT 01 RW 02, Desa Air Emas, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kronologi kejadian bermula saat tersangka membawa sepeda motor Honda Beat warna biru dengan Nopol AD 2985 AGE, milik Nanda Saputra Widyatmoko (19) warga Dukuh Tanjungsari RT 004, Jati, Sumberlawang, Sragen.

Joko Sutrisno (34) salah satu warga Tanjungsari dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM membenarkan kejadian tersebut, menurut Joko aksi pencurian dilakukan pada saat habis sholat isya.

“Iya benar, bermula pria tersebut membawa motor dari dalam rumah milik Nanda warga sini, lalu ketahuan oleh pemilik pria tersebut langsung lari ke sawah dan mendengar kejadian tersebut warga langsung berdatangan dan melakukan sweeping bersama karang taruna dan akhirnya warga menemukan pria yang diduga maling tersebut sembuyi di sawah dengan cara tidur di tengah tanaman padi,” kata Joko.

Hingga kasus ini dilaporkan ke polisi, dua maling di lokasi berbeda yakni di Dealer Motor wilayah Tanon dan maling bobol toko bangunan masih belum tertangkap pihak kepolisian.

Huri Yanto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com