Beranda Nasional Jogja ART di Bantul Ini Gasak Uang dan Perhiasan Milik Juragannya

ART di Bantul Ini Gasak Uang dan Perhiasan Milik Juragannya

ilustrasi pencurian pakaian | kosong
Ilustrasi pencurian pakaian | joglosemarnews.com

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Adagium bahwa pelaku kejahatan adalah orang terdekat korban rupanya terjadi pula pada diri Sylvia (33), warga Kelurahan Segoroyoso, Pleret, Bantul.

Dijelaskan Kasi Humas Polres Bantul , Iptu I Nengah Jeffry Prana, mengatakan, kejadian pencurian itu dilakukan oleh seorang asisten rumah tangga korban sendiri.

“Pelaku adalah ART korban dan merupakan warga Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul , DI Yogyakarta, berinisial VA (25),” tuturnya melalui keterangan resminya, Jumat (8/9/2023).

Kasus pencurian itu pun terungkap di kediaman pelaku pada Minggu (20/8/2023) sekitar pukul 24.00 WIB.

Namun sebelum itu terungkap, korban sedang menyimpan sejumlah perhiasan dan hendak memakainya.

Baca Juga :  Ribuan PPPK Sleman di Ujung Tanduk, Pemkab Cari Skema Penyelamatan

“Awal kejadian, korban menyimpan perhiasan berupa emas gelang seberat 20,25 gram, satu perhiasan cincin seberat 4,9 gram, perhiasan cincin dari arab, dan uang tunai sekitar Rp7 juta di dalam almari,” bebernya.

“Kemudian, korban akan memakai perhiasan itu. Namun, ternyata perhiasan dan uang tunai (yang disimpan di dalam almari di rumah korban) sudah tidak ada atau hilang,” imbuh Jeffry.

Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, ditemukan bahwa dugaan pelaku tindak pencurian tersebut tak lain adalah ART korban.

“Setelah pelaku diamankan, selanjutnya diinterogasi. Dari situ, pelaku mengaku bahwa telah mencuri perhiasan dan uang (milik majikannya),” jelas Jeffry.

Baca Juga :  Geger di Kulonprogo, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun dalam Kondisi Membusuk

Atas kejadian itu, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan pidana penjara selama maksimal lima tahun.

www.tribunnews.com

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.