
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Ratusan warga Dusun Kethekan, Desa Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar diungsikan karena menglami sesak nafas sebagai dampak terbakarnya TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, Sabtu (16/9/2023).
Sedangkan sekitar 300 KK lainnya siaga menyusul kebakaran sudah hampir 10 jam namun api belum juga padam.
Mantan Kades Plesungan yang baru saja mundur dari jabatannya bulan lalu mengatakan sekitar 100 orang terutama Balita dan anak-anak di Dusun Kethekan sudah meninggalkan dusunnya untuk mengungsi keberbagai rumah saudara.
Pasalnya, selain sudah merasakan sesak nafas, kobaran api pun hingga Sabtu (16/9/2023) pukul 23.000 WIB belum padam.
โJumlah total warga Dusun Kethekan sekitar 300 KK namun sebagian untuk orang dewasa masih kuat bertahan walau asap akibat kebakaran masih mengitari kawasan sekitar,โ ungkap Waluyo SH MH kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (16/9/2023).
Menurut Waluyo, proses pemadaman api masih terjadi yang mana lebih dari 10 mobil pemadam kebakaran masih terus melakukan proses pemadaman api.
Adapun hingga malam ini warga masih terus siaga guna mengantisipasi potensi kemungkinan api menjalar di pemukiman warga. Sebab jarak antara pemukiman warga dengan TPA Putri Cempo relatif dekat sehingga jika angin bertiup kencang maka merembet ke pemukiman warga.
โ Yang rawan adalah areal perkebunan milik warga karena selain letaknya berdekatan juga ditopang cuaca kering hingga mudah tersambar api,โ tandas Waluyo.
Sementara itu lanjut Waluyo pada Sabtu (16/9/2023) sore dilakukan pembagian seribu masker oleh Puskesmas Gondangrejo dan juga dari Pemdes Plesungan.
โPihak Puskesmas dan Pemdes Plesungan terus siaga memantau perkembangan kesehatan warganya akibat polusi asap,โ pungkas Waluyo.
Sebagai informasi, Sabtu (16/9/2023) terjadi kebakaran dj TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo. Puluhan mobil pemadam api dari berbagai kabupaten sekitar ditugaskan memadamkan api.
Beni Indra