
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemandangan unik terjadi di SMAN 1 Kabupaten Karanganyar, Jateng yakni saat politisi menjadi guru tamu pada Kamis (21/9/2023).
Kini, giliran Ketua DPRD Jateng Sumanto SH dan Sekretaris Komisi B DPRD Karanganyar Latri Listyowati SSos yang sebanyak 100 siswa dengan tema Generasi Muda dan Politik.
Pada presentasinya Sumanto SH memberikan materi tentang politik antara manfaat dan dampaknya dalam kehidupan bernegara.
“Politik itu tidak sesederhana bahwa distigmakan kotor namun perannya sangat vital yang mana apapun kebijakan termasuk kebijakan sekolah dilarang menarik pungutan kepada siswa itu juga hasil keputusan politik,” ungkap Ketua DPRD Jateng Sumanto SH kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (21/9). Untuk itu Sumanto memberikan wawasan kepada siswa SMAN I Karanganyar agar cerdas dan bijak menggunakan hak politiknya sebagai pemilih pemula pada kontestasi politik serentak 2024 karena pilihan politik sangat menentukan masa depan Bangsa.
Namun demikian pada saat sessi tanya jawab usai Sumanto dan Ratri Listyowati mengajar merasa kaget karena terdapat siswa yang menanyakan tentang gagalnya hukuman mati terhadap Ferdi Sambo yang dirasa aneh.
Selain itu juga terdapat siswa yang mempertanyakan perihal mengapa sekolah dilarang memungut iuran kepada murid sehingga berdampak murid kesulitan menarik pungutan jika akan menggelar acara bersifat kesiswaan.
Menanggapi pertanyaan tersebut Sumanto yang juga Sekretaris DPD PDIP Jateng menjelaskan keputusan hukum perihal gagalnya hukuman mati terhadap Ferdi Sambo.
“Untuk kasus Ferdi Sambo murni ranah hukum yang hingga sekarang masih berproses alias belum inkrah maka diikuti saja karena proses hukumnya jelas meski memakan waktu lama,” tandas Sumanto.
Sementara itu Sekretaris Komisi DPRD Karanganyar Latri Listyowati menegaskan, melihat kecerdasan siswa zaman sekarang diharapkan hal itu berdampak positif terhadap pelaksanaan Pemilu 2024.
Sebagaimana diketahui, jumlah pemilih pemula menempati posisi 27% sehingga sangat strategis.
“Jika melihat dari daya kritis siswa di SMAN 1 Karanganyar ini bisa digambarkan tingkat pengetahuan melek politiknya lumayan bagus,” ungkap Latri Listyowati.
Bahkan pada saat mengajar selama dua jam itu Latri Listyowati menekankan kepada siswa agar jangan tidak memilih alias Golput karena itu sangat tidak baik untuk masa depan bangsa.
“Kami yakin pelajar sekarang cerdas dan animo untuk menggunakan hak pilih dengan tepat bisa diharapkan karena wawasan politiknya lumayan bagus,” pungkas Latri Listyowati.Beni Indra
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














