JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Jangan Dibuang, Ini Sederet Manfaat Kulit Buah Mangga untuk Kesehatan

Buah mangga. Pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM — Mangga merupakan salah satu buah yang digemari banyak orang. Mangga merupakan buah tropis yang banyak tumbuh dan dibudidayakan di Indonesia. Jenisnya pun sangat beragam, setiap jenis memiliki ciri khas tersendiri.

Selain dagingnya yang lezat dan penuh manfaat karena nutrisi yang dikandungnya, ternyata kulit mangga yang sering dibuang oleh banyak orang juga memiliki sejumlah manfaat yang patut diperhatikan.

Kulit mangga mengandung karotenoid, serat, vitamin C, vitamin E, dan senyawa tanaman lainnya. Nutrisi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap kesehatan tubuh. Dikutip dari Times of India, berikut 4 manfaat kulit mangga untuk kesehatan:

1. Antioksidan dan antikanket

Penelitian menunjukkan bahwa kulit mangga mengandung polifenol dan karotenoid, memiliki sifat antioksidan dan antikanker yang dapat membantu melawan penyakit dan menurunkan risiko kanker tertentu.

Baca Juga :  Mengonsumsi Gula Berlebihan Tidak Baik untuk Kesehatan, Ini Cara Membatasinya

2. Kesehatan jantung dan sistem pencernaan

Kulit mangga, yang tinggi serat, dapat mendukung kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Serat ini membentuk sebagian besar berat kulit mangga.

3. Mencegah diabetes

Konsumsi kulit mangga diyakini dapat membantu mengendalikan kadar gula darah, memberikan manfaat khusus bagi penderita diabetes. Berbeda dengan daging mangga, kulitnya dapat dimanfaatkan lebih baik.

4. Baik untuk kesehatan kulit

Kulit mangga kering dapat digunakan sebagai bahan alami untuk produk perawatan kulit. Masker wajah dari bedak kulit mangga dengan yoghurt tidak hanya memberikan kilau wajah, tetapi juga membantu mengatasi masalah kulit seperti noda dan bintik-bintik hitam.

Baca Juga :  Hati-hati!, Ini Sederet Risiko Mengonsumsi Gula Berlebihan

Dilansir dari Healthline, meskipun kulit mangga memiliki manfaat kesehatan yang beragam, pemilihan dan persiapan kulit tersebut perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari residu pestisida atau reaksi alergi potensial.

Kulit mangga juga mengandung urushiol, koktail bahan kimia organik yang juga ditemukan di poison ivy dan poison oak. Urushiol dapat meningkatkan respons alergi pada beberapa orang, terutama mereka yang sensitif terhadap poison ivy dan tanaman urushiol-heavy lainnya.

Selain itu, meskipun buah mangga manis, lembut dan enak untuk dimakan, tekstur dan rasa kulit mangga tampak tidak menggugah selera. Kulit itu relatif kental, sulit dikunyah dan rasanya sedikit pahit.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com