SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka tak mempermasalahkan adanya spanduk penolakan dirinya di Kota Solo.
Sebagaimana diketahui, spanduk bertuliskan ‘SoloBukanGibran’ terpasang di sebuah jembatan di Jalan Setia Budi beberapa waktu lalu.
“Ya gag papa,” ujarnya, di Kantor Balaikota Solo, Rabu (27/12/2023).
Kendati demikian, Gibran tetap optimis bisa meraih suara tinggi di Kota Solo.
“Ya tetap optimis. Sudah ya,” ujarnya, buru-buru.
Sebelumnya, Bawaslu Kota Solo menertibkan spanduk sindiran #SoloBukanGibran yang terpasang di Jembatan Kali Pepe Solo, disertai dengan bendera PDIP di kanan dan kirinya.
Menurut Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Surakarta, Poppy Kusuma Nataliza, spanduk tersebut terpasang di fasilitas umum (jembatan).
“Itu nanti akan ditertibkan. Di sepanjang jembatan ada benderanya juga ga boleh di situ. Kita menertibkan terkait dengan alat peraga kampanye (APK) yang materi atau kontennya itu melanggar ketentuan 280 ayat 1,” terang Poppy, dihubungi, Kamis (21/12/2023).
Poppy melanjutkan, sesuai dengan ketentuan tersebut, tidak boleh ada unsur ujaran kebencian, hoax, berita sara, menghina pasangan lain, serta mengganggu ketertiban umum.
Sementara itu dari kesaksian warga sekitar tidak ada yang mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.
“Nggak tahu siapa yang masang. Kayak e udah beberapa hari yang lalu. Nggak tahu juga kapan dipasang,” kata Agung singkat, saat ditemui, Kamis (21/12/2023).
Sementara itu Iwan, warga Munggung mengatakan bahwa spanduk tersebut sudah terpasang sekitar satu Minggu lalu di Jembatan Kali Pepe.
“Sudah satu mingguan itu dipasang. Siapa yang masang, saya malah kurang tahu,” tandasnya. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















