JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mahfud MD Tegaskan, Demokrasi yang Cuma Tipu-tipu, Hanya Tunggu Keruntuhan

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menyampaikan kuliah umum di Universitas Nommensen Medan, Sumatera Utara, Senin (15/1/2024) | tribunnews
   

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sampai sejauh ini, hukum di Indonesia belum mampu menjadi panglima tertinggi, karena faktanya hukum masih bertekuk lutut di bawah kehendak segelitir pemimpin.

Karena itu, jika hukum mau dijadikan sebagai panglima tertinggi bagi penyelenggaraan kehidupan di tanah air, maka perlu ada penataan bidang politik yang fokus menciptakan demokrasi bermartabat.

Baca Juga :  MK Sebarkan Undangan Sidang Putusan Sengketa Pilpres, Pemohon Amicus Curiae Tak Diundang

“Dan tentunya bukan sekadar demokrasi yang sifatnya cuma  tipu-tipu,” ujar Capres nomor urut 3, Mahfud MD.

Mahfud MD mengatakan hal itu saat memberikan kuliah umum di Universitas Nommensen Medan, Sumatera Utara, Senin (15/1/2024).

“Jika anda bermimpi agar hukum di Indonesia menjadi panglima betul, maka politiknya harus ditata agar menjadi demokrasi yang bermartabat,” kata Mahfud di hadapan para akademisi.

Baca Juga :  Refly Harun  Yakin Adanya Intervensi terhadap MK Sejak Awal Persidangan

Jika demokrasi tipu-tipu tetap dibiarkan terjadi, maka berdasarkan pemahamannya, kondisi tersebut hanya menunggu waktu untuk bisa runtuh.

Runtuhnya demokrasi tipu-tipu kata Mahfud, akan selalu terjadi pada negara yang mempraktikkannya.

“Bukan demokrasi tipu-tipu. Kalau demokrasi tipu-tipu itu hanya menunggu waktu untuk runtuh, dan itu selalu terjadi di manapun,” kata Mahfud.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com