JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Qadarullah, Korban Longsor di Jaten Ngroto Kismantoro Wonogiri Ditemukan

Korban
Evakuasi korban longsor di Jaten Ngroto Kismantoro Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri
   

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masih ingat kasus longsor di Jaten Ngroto Kismantoro Wonogiri yang memakan korban jiwa? Qadarullah, korban longsor di Jaten Ngroto Kismantoro Wonogiri itu akhirnya ditemukan.

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan korban longsor di Jaten Ngroto Kismantoro Wonogiri akhirnya berhasil ditemukan pada Jumat (5/1/2024) pagi.

Penemuan berawal ketika anak korban berusaha mencari korban di area longsor di Jaten Ngroto Kismantoro Wonogiri.

Ketika sampai di sekitar lokasi tersebut, anak korban melihat kain warna merah yang diduga merupakan pakaian yang sebelumnya di pakai oleh korban.

Baca Juga :  Kebakaran di POM Bensin Ngadirojo Wonogiri, 1 Sedan Honda Civic Ludes

Dari penemuan pakaian tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintah. Selanjutnya dilaporkan ke pihak terkait, kemudian TNI, Polri dan BPBD bersama SAR, relawan dan warga mendatangi lokasi penemuan dan mengevakuasi jasad korban.

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo, menerangkan, dari hasil penemuan tersebut kemudian dilakukan visum pemeriksaan luar oleh tim medis.

“Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda tanda bekas penganiayaan. Sehingga korban kemudian diserahkan kepada keluarganya guna dilakukan pemakaman,” jelas Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo.

Baca Juga :  Tips Awal Pekan Senin Ceria, Lawan I Hate Monday dengan Semangat

Sebelumnya diberitakan, peristiwa longsor terjadi di Dusun Jaten Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro Wonogiri. Longsor itu terjadi Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 08.30 WIB.

Adapun warga yang hilang, yakni Mijem (63). merupakan warga setempat. Saat kejadian korban tengah memupuk padi di lahan pertanian tersebut. Namun, tiba-tiba lahan pertanian yang terletak di perbukitan tersebut longsor dan menimpa korban.

Sebelumnya pencarian manual telah dilakukan oleh tim gabungan selama 7 hari. Alat berat tak memungkinkan diterjunkan karena medan yang cukup sulit. Akhirnya setelah hari ke 7 pencarian yang tidak membuahkan hasil, tim menghentikan pencarian. Aris Arianto

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com