Beranda Daerah Solo 1.300 TPS di Solo Masuk Kategori Rawan

1.300 TPS di Solo Masuk Kategori Rawan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (9/2/2024) / Foto: Prihatsari

⁹SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 1.300 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Solo masuk kategori rawan. Total TPS yang ada di Kota Solo sendiri sebanyak 1.773 TPS.

Ketua Bawaslu Solo Budi Wahyono mengatakan, dari jumlah tersebut, 76 persen TPS di Solo masuk kategori rawan. Menurut Budi, beberapa hal menjadi dasar masuknya TPS ke kategori rawan.

“Misalnya pada (Pemilu) tahun 2019 lalu, kita masih menemukan ada petugas KPPS yang ikut serta dalam kampanye. Itu terjadi di TPS wilayah Tipes, Kecamatan Serengan. Kemudiam TPS rawan misalnya besok pada hari H, cuaca kan tidak dapat diprediksi ya. Misalnya TPS rawan bencana banjir di Kelurahan Joyontakan ada 21 TPS, lalu Jebres juga rawan kena banjir. Jadi total ada 38 TPS masuk rawan banjir,” terangnya, Jumat (9/2/2024).

Baca Juga :  Kabar Gembira! Menkes Janji Warga Solo Bisa Berobat Jantung Gratis di RS Emirates Jebres Lewat BPJS

Budi menambahkan pihaknya memberikan pengawasan khusus pada TPS rawan. Diketahui, salah satu TPS eawan yaitu TPS 34 Kelurahan Manahan yang notabene merupakan TPS dimana cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka beserta istri akan menyoblos.

“Untuk TPS-TPS rawan ini ada pengawasan tersendiri, termasuk TPS tempat Wali Kota Solo yang juga salah satu calon (calon wakil presiden) mencoblos nantinya,” imbuhnya.

Sementara itu, pihaknya telah melakukan persiapan memasuki masa tenang kampanye Pemilu 2024 yang dijadwalkan 11-13 Februari nanti.

“Sesuai instruksi dari Bawaslu RI, pada tanggal 11 nanti (11 Februari) kita minta semua jajaran panwaslu dari tingkat kecamatan hingga kelurahan menggelar apel siaga di masing-masing wilayah. Setelah itu dilanjutkan dengan pembersihan APK (alat peraga kampanye),” bebernya. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.