Beranda Daerah Sragen Bocah 4 Tahun Terseret Arus Sungai Saat Menyelamatkan Kucing, Ditemukan 2 Jam...

Bocah 4 Tahun Terseret Arus Sungai Saat Menyelamatkan Kucing, Ditemukan 2 Jam Kemudian Kondisi Korban Tersangkut Bambu

ilustrasi korban banjir | Joglosemarnews
Ilustrasi | joglosemarnews.com

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan tragis menimpa seorang bocah berusia 4 tahun bernama Hafisan Ainun Askari di Dukuh Tlogojati, Desa Plosorejo, Kecamatan Gondang, Sragen. Niat mulia Hafisan untuk menyelamatkan kucing piaraannya berujung naas, ia terpeleset dan terseret arus sungai hingga ditemukan meninggal dunia.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Senin (26/2/2024) sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu, Hafisan bersama temannya, Ahmad Najib Zam Zami (3), bermain di tepi sungai dan berniat menangkap kucing piaraannya yang terdampar di sana.

Namun, naas menimpa Hafisan. Karena kondisi tepi sungai yang licin setelah hujan, ia terpeleset dan jatuh ke dalam aliran sungai yang deras. Zam Zami yang panik segera memberitahu Dewi Lestari (36), warga sekitar, tentang kejadian tersebut.

Baca Juga :  Magnet Baru Sangiran: Desa Bukuran Resmi Jadi Desa Wisata, Usung Batik Purba dan Kesenian Gejog Lesung

Dewi Lestari kemudian memberitahukan orang tua Hafisan dan warga sekitar yang langsung melakukan pencarian dan melapor ke Polsek Gondang.

Kapolsek Gondang AKP Joko Widodo menjelaskan, pihaknya bersama tim SAR BPBD Kabupaten Sragen dan warga bahu membahu mencari Hafisan. Pencarian sempat terhambat karena derasnya aliran sungai dan banyaknya ceruk dalam.

Dua jam setelah pencarian, jenazah Hafisan ditemukan tersangkut pada rerumpunan bambu. Tim Inafis Polres Sragen dan tim medis Puskesmas Gondang yang melakukan pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Hafisan.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menginginkan autopsi dilakukan. Jenazah Hafisan kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kisah tragis Hafisan menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati saat berada di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dengan kondisi air yang deras. Kehilangan Hafisan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya.

Baca Juga :  Baru Seumur Jagung, Talut Irigasi di Gondang Sragen Jadi Sorotan, Baru Dibangun Sudah Ambrol Puluhan Meter

*Rilis Humas Polres Sragen

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.