JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Koalisi Perubahan Sambut Hangat Usulan Ganjar Soal Hak Angket, Paloh: Masih Sayang Sama PDIP

Surya Paloh dalam acara apel siaga perubahan
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menyampaikan pidato politik dalam Apel Siaga Perubahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (16/7/2023) / tempo.co
   

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Usulan dari Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo agar partai-partai menggunakan hak angket terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 mendapat sambutan hangat dari partai-partai Koalisi Perubahan pengusung Anies-Muhaimin.

Bahkan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pun telah menyatakan dukungannya terhadap usulan Ganjar tersebut.

Paloh menilai sejauh ini Koalisi Perubahan dengan kubu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki hubungan yang tak berjarak. Untuk itu, dia menegaskan Koalisi Perubahan sepakat dengan ajakan PDIP untuk menggulirkan hak angket.

“Barangkali tiga-tiganya (partai pengusung di Koalisi Perubahan) masih sayang sama PDIP,” kata Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (23/2/2024).

Sebagaimana diketahui, Koalisi Perubahan terdiri dari Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.

Baca Juga :  Lebaran ke-2, Bus Rosalia Indah Terjun ke Parit di Ruas Tol Batang-Semarang, 7 Tewas

Sementara PDIP bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud di Pilpres 2024.

Menurut Paloh, Koalisi Perubahan akan mendukung secara natural pengajuan hak angket itu. Karena dia pun menghormati langkah yang diambil Anies Baswedan sebagai calon presiden dari Koalisi Perubahan, yang beberapa waktu lalu pun merespons positif wacana Ganjar tersebut.

Selain itu, Paloh mengatakan bahwa pengajuan hak angket itu merupakan hak konstitusional yang wajib dihormati dan dihargai. Menurutnya, Ganjar pun sebagai kader PDIP mempunyai hak konstitusional untuk mewacanakan hal tersebut.

Baca Juga :  Tim Hukum Ganjar-Mahfud Serahkan Kesimpulan ke MK, Ini 5 Pelanggaran Fatal dalam Pilpres 2024

“Kalian tahu itu hak konstitusional. Saya pikir wajib. Bukan sekadar mengiyakan, tapi wajib untuk menghormati, menghargai hak-hak konstitusional itu,” kata Paloh.

Sebelumnya, Partai NasDem menyatakan bahwa Koalisi Perubahan yang mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar siap menggulirkan hak angket bersama PDIP.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan para sekjen di Koalisi Perubahan, yakni PKB dan PKS. Menurutnya semangat para partai itu senada seperti yang dikatakan oleh Anies Baswedan soal hak angket.

“Jadi posisi kami, data sudah siap, hal-hal kecilnya sudah siap, tinggal menunggu tindak lanjutnya kawan-kawan PDIP sebagai partai terbesar, sebagai inisiator, bagaimana selanjutnya,” kata Taslim di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (22/2/2024).

www.tempo.co

 

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com