JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus Catering di Solo Kena Tipu Hampir 1 Miliar, Ternyata Menantu Tipu Mertua dan Istrinya Sendiri

Kasus penipuan pada penyedia layanan catering, dengan total kerugian hampir Rp 1 Miliar terjadi di Kota Solo. Istimewa
   

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus penipuan pada penyedia layanan catering dengan total kerugian hampir Rp 1 milliar di Solo. Ternyata dilakukan oleh sang menantu kepada mertua dan istrinya sendiri yang mempunyai usaha layanan catering.

Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Munajat menceritakan bahwa pelaku penipuan tersebut adalah “E” yang membuat order palsu ke mertua, istri, dan temannya.

“Itu atas nama 2 catering. Bila sama Vio catering. Itu dia menunjukkan chat-chat palsu dapat pesanan 800-an dari Masjid Raya Sheikh Zayed. Itu pernyataan waktu kita undang klarifikasi kemarin,” ungkap Munajat saat dihubungi, Jumat, (19/04).

Munajat lanjut menerangkan bahwa “E” sempat mengirimkan catering tersebut ke Masjid Raya Sheikh Zayed saat sahur namun ditolak. Dikarenakan tidak jelas asal muasalnya.

Selanjutnya dikatakan Munajat, “E” kemudian mengirimkan catering tersebut saat buka puasa bersama. “E” memaksa dengan alasan untuk bersodaqoh.

“Ini sodaqoh dari hamba allah. Dari awal pengurus sudah rapat jangan diterima. Jangan-jangan, kita curiga satu ada racunnya atau makanan jelek. Tapi dia jawabnya udah ada yang mesan hamba Allah ini sodaqoh. Akhirnya sodaqoh masak ditolak,” sambung Munajat.

Baca Juga :  Keseruan Siswa SD Al Firdaus Solo Belajar Kepemimpinan Langsung dari Gibran Rakabuming Raka

Pihak pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed sendiri sempat menanyakan kenapa menjadi tujuan pengiriman catering tersebut.

Sedangkan untuk penyediaan catering di Masjid Raya Sheikh Zayed sendiri digelar secara terbuka. Menggunakan sistem lelang secara terbuka, meliputi pendaftaran, pengiriman sampel, pengecekan, wawancara, pengumuman, hingga pembinaan.

“Kita sempat bilang, mbok dikasi masjid lain yang lebih membutuhkan. Lalu dia menunjukkan sebuah bukti chat yang mengatakan kalau Masjid Raya Sheikh Zayed itu jadi magnet jos. Kita yaudah, biasa aja,” terang Munajat.

Catering makanan dari “E” berjumlah 800 porsi inipun terus menerus dikirimkan ke pihak Masjid Raya Sheikh Zayed. Hingga berjumlah sebanyak 24 kali.

Sampai pada waktunya hari lebaran. Pihak pengelola mendapatkan laporan dari ULAS (Unit Layanan Aduan Masyarakat).

Baca Juga :  FIX, Golkar Solo Bakal Usung Sekar Tandjung pada Pilkada Solo 2024

“Karena itu ulas ya dijawab di ulas. Akhirnya tidak benar order makanan yang dimaksud. Lalu kita meminta pihak yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi ke Masjid. Kalau tidak kita laporkan pihak berwajib,” ujar Munajat.

Tidak berselang lama istrinya “E”, mertua, bersama dengan kedua pamannya datang ke Masjid untuk melakukan klarifikasi.

“E ini bilang dapat pesanan dari Masjid Raya Sheikh Zayed jumlahnya 800. Bahkan dinegokan bisa naik, itu buat chat- chat palsu itu atas nama pengurus masjid. E itu menipu mertua, istrinya juga ditipu. Bahkan minjem 10 juta dari temennya untuk DP dikasihkan ke istrinya,” papar Munajat.

Akibat kejadian ini, pihak Masjid Raya Sheikh Zayed saat ini baru memikirkan apakah mau mengambil langkah hukum atau tidak.

“Ini masih dibahas sama minta saran dari sesepuh,” pungkas Munajat. Ando

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com