SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ada momen menarik saat pelantikan pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sragen priode 2025 – 2028 yang dilaksanakan di pendopo rumah dinas bupati Sragen pada Minggu (21/12/2025) pagi.
Ketua KNPI Sragen terpilih Galih Candra Bayu Aji saat pidato sambutan langsung memberikan kritik keras pada Pemkab Sragen soal maraknya peredaran miras semakin menghawatirkan dan makin terbuka penjualannya dan absennya dukungan fasilitas kesekretariatan dari pemerintah daerah.
Galih menyebut munculnya plesetan “The Land of Mendeman” yang menggeser slogan asli “The Land of Javaman” akibat maraknya outlet miras.
“Banyaknya outlet dan tempat penjualan miras ini menjadi sorotan, harapnya nanti bisa menertibkan penjual penjual minuman keras apa lagi saat ini lagi viral di toko dan outlet ini menjual berbagai macam prodak miras,” kata Galih.
Bahkan ini didasari kekhawatiran pemuda agar generasi emas 2045 tidak berubah menjadi “generasi cemas” akibat pengaruh lingkungan yang negatif. Selain isu miras, Galih juga menegaskan bahwa hingga saat ini KNPI Sragen belum memiliki kantor kesekretariatan yang representatif.
Dia meminta perhatian khusus dari Bupati agar para pemuda sekretariat wadah resmi untuk beraktivitas dan berkontribusi bagi kemajuan Sragen.
Menanggapi permintaan tersebut, Ketua KNPI Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu, memberikan catatan tegas. Ia mendukung permintaan sekretariat, namun menekankan pentingnya asesmen terhadap kontribusi nyata KNPI sebelum fasilitas diberikan.
“Saya dukung tapi tunjukkan dulu kantribusi,” ujarnya.
Casytha juga memperingatkan dengan keras agar sekretariat nantinya tidak disalahgunakan untuk tempat minum miras. “Jangan malah nanti ada sekretariat buat mendem,” guraunya.
Sementara itu Bupati Sragen Sigit Pamungkas merespons langsung dua poin krusial yang dilemparkan pengurus KNPI. Pertama Soal Kesekretariatan, Bupati menyatakan pihaknya masih mempertimbangkan ketersediaan tempat dan sejauh mana organisasi tersebut mampu beraktivitas secara konsisten.
“Aspirasi masyarakat dari berbagai organisasi di Kabupaten Sragen banyak yang meminta dukungan kesekretariatan. Dari berbagai aspirasi itu tentu kita pertimbangkan ketersediaan tempat dan sejauh mana organisasi itu bisa beraktivitas, ujarnya.
Huri Yanto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















