KUDUS, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peristiwa longsor merenggut nyawa seorang warga di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Minggu (11/1/2026). Korban diketahui bernama Sriyatun, pemilik toko sembako yang bangunannya roboh setelah dihantam material longsoran dari tebing di belakang toko.
Peristiwa nahas itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sehari sebelumnya. Material longsor dari tebing setinggi sekitar 15 meter menghantam dinding belakang toko, menyebabkan bangunan ambruk seketika.
Seorang warga setempat, Ahmad Syauqon, menuturkan sebelum longsor terjadi sempat terdengar suara gemuruh dari arah tebing. “Sebelum kejadian, kata suaminya sudah ada suara gemuruh batu berjatuhan,” ujarnya di lokasi kejadian.
Saat itu, Sriyatun diketahui berada di dalam toko bersama suaminya, Nursidi. Mendengar suara runtuhan, keduanya sempat keluar untuk menyelamatkan diri. Namun, Sriyatun kemudian kembali masuk ke dalam toko untuk mengambil tas miliknya.
“Istri masuk lagi (ke toko) untuk ambil tas, belum sampai keluar dari toko, sudah kejadian (longsor),” kata Syauqon.
Syauqon mengaku mendapat panggilan dari warga lain setelah peristiwa tersebut terjadi. Ia bersama sejumlah tetangga bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Namun kondisi korban sudah sangat parah.
“Bagian belakang tubuhnya terjepit tembok. Bagian depan tubuhnya terjepit kusen pintu,” ungkapnya.
Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh warga sekitar. Namun korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. “Tadi mau dibawa ke rumah sakit tapi sayang nyawanya tidak tertolong,” lanjut Syauqon.
Berdasarkan pantauan di lapangan, toko sembako milik korban berukuran sekitar 3×7 meter dan dibangun menggunakan material tembok hebel. Dinding bagian belakang bangunan runtuh akibat tekanan material longsoran yang berasal dari tebing di belakang permukiman.
“Saat kejadian hujan deras sekali. Hujan ini terjadi sejak kemarin,” kata Syauqon.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian bencana longsor di wilayah Kudus akibat intensitas hujan tinggi. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di dekat tebing rawan longsor. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















