Beranda Nasional Jogja Geger di Kulonprogo, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun dalam Kondisi Membusuk

Geger di Kulonprogo, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun dalam Kondisi Membusuk

ilustrasi | freepik

KULONPROGO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Bau menyengat yang tercium di tengah kebun akhirnya membuka fakta mengejutkan. Seorang pria ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di wilayah Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Rabu (25/3/2026), dan diduga telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelumnya.

Penemuan jasad itu bermula dari kecurigaan seorang warga yang melintas di sekitar lokasi. Ia mencium aroma tidak sedap yang semakin kuat saat mendekati area kebun di tepi jalan.

Kasihumas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa rasa penasaran mendorong warga tersebut untuk mencari sumber bau.

“Jasad pria tersebut ditemukan oleh warga setempat yang sedang melintas,” katanya.

Setelah menelusuri arah bau, warga itu masuk ke area kebun dan mendapati sosok pria dalam kondisi mengenaskan. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke perangkat setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Salah Promosi, Okupansi Hotel di Jogja Lebaran 2026 Jeblok

“Warga tersebut lalu melapor ke perangkat setempat yang kemudian melapor ke Polsek Wates,” ujar Sarjoko.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Wates bersama tim medis dari Puskesmas Wates dan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kondisi jasad yang sudah membusuk mengindikasikan bahwa korban telah meninggal lebih dari empat hari sebelum ditemukan.

“Berdasarkan penelusuran, jasad pria tersebut adalah S (48), pria asal Wates,” jelas Sarjoko.

Baca Juga :  Parangtritis Kembali Makan Korban, Dalam Sehari Dua Wisatawan  Terseret Arus

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban. Sementara itu, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.