Beranda Umum Nasional Mantan Wapres Try Sutrisno Tutup Usia, Tokoh Sentral Era Soeharto Berpulang

Mantan Wapres Try Sutrisno Tutup Usia, Tokoh Sentral Era Soeharto Berpulang

Mantan Wapres, Try Sutrisno | Wikipedia

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satu lagi figur sentral era Orde Baru berpulang. Mantan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pagi.

Kabar wafatnya tokoh militer yang pernah menjadi orang nomor dua di Indonesia itu dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. “Benar, kami berdukacita sangat mendalam,” kata Prasetyo pada Senin, dikutip dari Kumparan.

Try Sutrisno menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto sekitar pukul 06.58 WIB. Rencananya, jenazah akan dimandikan di RSPAD sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Lahir di Surabaya, Jawa Timur, 15 November 1935, Try dikenal sebagai prajurit yang meniti karier dari bawah hingga mencapai puncak kepemimpinan militer dan pemerintahan. Ia mengawali pendidikan militernya sebagai taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad).

Baca Juga :  Kadin Ingatkan Risiko  Impor 105.000 Mobil India: Bisa Jadi Rongsokan di Daerah  

Namanya mulai menonjol saat terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962. Dalam operasi tersebut, ia berada di bawah komando Soeharto, yang saat itu ditunjuk Presiden Soekarno sebagai Panglima Komando Mandala.

Kedekatan dengan Soeharto menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya. Pada 1974, Try dipercaya menjadi ajudan Presiden Soeharto. Sejak itu, kariernya melesat di tubuh TNI.

Agustus 1985, ia menyandang pangkat Letnan Jenderal dan diangkat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Setahun kemudian, Juni 1986, Try dipercaya menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad).

Kariernya kembali menanjak pada awal 1988 ketika ia ditunjuk menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), menggantikan Jenderal TNI LB Moerdani.

Puncak perjalanan politiknya terjadi pada 1993. Melalui Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Try Sutrisno dipilih sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Soeharto untuk periode 1993–1998.

Baca Juga :  Ambang Batas Parlemen Masih Jadi Perdebatan di DPR

Kepergian Try Sutrisno menandai berakhirnya satu generasi elite militer yang memainkan peran penting dalam lanskap politik Indonesia pada masa Orde Baru. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait rencana pemakaman. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.