Beranda Nasional Jogja Ombak Parangtritis Kembali Makan Korban, Perempuan Asal Rusia Tak Terselamatkan

Ombak Parangtritis Kembali Makan Korban, Perempuan Asal Rusia Tak Terselamatkan

Ilustrasi mayat | pixabay

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keindahan Pantai Parangtritis kembali menyisakan kabar duka. Seorang wisatawan mancanegara asal Rusia dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus laut saat beraktivitas di kawasan pantai selatan tersebut, Senin (2/3/2026) pagi.

Korban berinisial P (51) dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Pantai Parangtritis–Depok, Arief Nugraha, menjelaskan korban datang bersama rombongan wisatawan asal Rusia dan telah berada di lokasi sejak malam sebelumnya.

“Korban bersama rombongan datang ke Pantai Parangtritis malam hari dan beraktivitas mulai dari pagi hari,” ungkapnya, saat dikonfirmasi.

Pada pagi hari, korban dan rombongannya diketahui berpencar. Korban sempat berpamitan kepada rekannya untuk berfoto dengan kuda yang berada di sekitar pantai.

Baca Juga :  Bermula dari Sebatang Rokok, Lansia 94 Tahun di Semarang Tewas Terbakar

Namun selang sekitar sepuluh menit, korban terlihat mengapung di perairan dan tidak menunjukkan tanda-tanda pergerakan. Rekan korban yang menyadari kondisi tersebut langsung berlari menghampiri.

Petugas Satgas Linmas Jogo Segoro bersama Satlinmas Rescue Istimewa yang berada di sekitar lokasi segera melakukan upaya penyelamatan. Proses evakuasi dilakukan dengan berenang ke arah korban.

“Proses evakuasi dilakukan oleh petugas dengan berenang ke tengah laut. Akan tetapi, dalam proses evakuasi terdapat sedikit hambatan dikarenakan adanya arus ke tengah yang kuat,” bebernya.

Setelah berhasil dibawa ke tepian, korban segera dievakuasi ke Posko SAR Parangtritis. Sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat, korban sempat mendapatkan pertolongan resusitasi jantung paru (RJP) dari rekannya.

Sayangnya, setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga :  Mahasiswi 24 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kos Condongcatur

“Sampai di rumah sakit, ternyata korban dinyatakan telah meninggal dunia. Petugas SAR kemudian melakukan koordinasi bersama Ditpolairud Polda DIY, Polsek Kretek, Imigrasi, dan pihak terkait untuk melakukan tindak lanjut,” tandasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.