
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya menanamkan nilai karakter dan jati diri bangsa kepada anak-anak terus digelorakan melalui dunia literasi. Salah satunya diwujudkan lewat peluncuran buku cerita anak berbahasa Jawa (wacan bocah) berjudul Nggambar Kupu Gajah yang digelar di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta, Senin (27/4/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Teater Arena TBJT, Jalan Ir. Sutami, itu menjadi ajang peluncuran sekaligus bedah buku karya puluhan penulis yang tergabung dalam komunitas Rumah Sastra Sragen. Komunitas ini berada di bawah naungan Pamarsudi Sastra Jawi Sragen (PSJS).
Melalui rilis ke Joglosemarnews dijelaskan, sebanyak 37 penulis terpilih berkontribusi dalam penulisan antologi cerita anak tersebut. Mereka sebelumnya melalui proses kurasi dari total sekitar 70 anggota PSJS. Para penulis berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur.
Dalam proses penyusunan buku, sastrawan Jawa Krishna Mihardja didapuk sebagai kurator, sementara pengantar buku ditulis oleh Dhanu Priyo Prabowo. Adapun kegiatan bedah buku menghadirkan Dr. Ucik Fuadhiyah, dosen dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Tema besar yang diusung dalam buku ini adalah penguatan nilai-nilai luhur serta pembentukan jati diri bangsa melalui cerita dan dongeng anak. Hal tersebut dinilai penting di tengah maraknya berbagai persoalan yang melibatkan anak, seperti perundungan (bullying), perkelahian, hingga krisis etika dan adab.
Melalui karya sastra anak, para penulis berharap nilai-nilai karakter dapat ditanamkan sejak dini. Membaca dan menulis cerita dinilai menjadi salah satu media efektif untuk membentuk kepribadian sekaligus mengasah imajinasi anak.
Acara peluncuran berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai, dengan rangkaian kegiatan berupa pementasan seni, tembang, serta pembacaan cerita yang semakin menghidupkan suasana.
Berikut daftar penulis yang terlibat dalam buku Nggambar Kupu Gajah: Agus Nur Buchori, Fransika Ambar, Sunawi, Bambang Suharnata, Yayuk Wahyudi, Arum Sutarsih, Awesti Tunggo Ari, Alfiah Ariswati, Handh Yanies, Dhiyah E, Lanjar Partinah, Budi Wahyono, Gayuh R, Kartika Catur, Bambang Karno, Kingkin Winanti, Yuli Purwati, Agus Suprapto, Ngabehi, Ekapti Lenda, CH Sri Purwanti, Sawitri, Suwandi SS, Sudarmono, Ngatinah, Sukarti, Sri Asih, St Sri Emyani, Fadmi Sustiwi, Ika ZS, Ruli A, Wiyana, Asti Musman, Heru Patria, Dalle Dalminto, serta Sus S Hardjono.
Kegiatan itu diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya literasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














