Beranda Daerah Wonogiri 2 Orang Tewas Kecelakaan di Kamalan Giriwoyo, Jupiter MX Tabrak Pejalan Kaki...

2 Orang Tewas Kecelakaan di Kamalan Giriwoyo, Jupiter MX Tabrak Pejalan Kaki di Jalur Maut JLS

Kecelakaan
Foto sebatas ilustrasi. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan tragis kembali mengguncang wilayah selatan Kabupaten Wonogiri. Peristiwa memilukan ini terjadi di ruas Jalan Raya Giriwoyo–Giritontro, tepatnya di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Lingkungan Kamalan Kidul, Kelurahan Giriwoyo, Kecamatan Giriwoyo, Jumat malam (24/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Insiden maut tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi AD 2875 ASG yang dikendarai YI (25), warga Kelurahan Giriwoyo, dengan seorang pejalan kaki berinisial R (65), yang juga merupakan warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sepeda motor melaju dari arah barat (Giritontro) menuju timur (Giriwoyo). Situasi jalan saat itu berupa jalur lurus yang berada di simpang empat, dengan kondisi pencahayaan minim karena sudah memasuki malam hari.

Tanpa diduga, seorang pejalan kaki menyeberang dari arah utara ke selatan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengendara motor tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar. Tabrakan keras pun tak terelakkan.

Baca Juga :  25 Ide Usaha Rumahan 2026 di Eks Karesidenan Surakarta yang Diam-Diam Paling Cuan di Desa, Modal Kecil Tapi Hasilnya Bikin Melongo!

Benturan tersebut mengakibatkan kedua korban mengalami luka serius, terutama di bagian kepala. Pengendara motor sempat dilarikan ke RS Maguan Husada Pracimantoro untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan.

Sementara itu, pejalan kaki yang juga mengalami luka berat sempat menjalani perawatan. Namun dari informasi terbaru yang dihimpun, korban pejalan kaki juga akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di jalur JLS yang dikenal rawan, terutama pada malam hari dengan minim penerangan dan aktivitas penyeberang jalan yang tidak terkontrol.

Keterangan resmi disampaikan oleh Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi akibat jarak yang terlalu dekat saat pejalan kaki menyeberang, sehingga pengendara tidak memiliki ruang untuk menghindar.

Baca Juga :  Kas Masjid Mau Dikelola Negara, Kemenag Buka Suara

Tragedi ini menjadi warning keras bahwa faktor visibilitas, kewaspadaan, dan kondisi jalan sangat menentukan keselamatan. Jalur lurus bukan berarti aman, apalagi jika berada di titik persimpangan dan minim penerangan. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.