Beranda Daerah Wonogiri 9 Emas Harga Mati Emoh di Papan Bawah Lagi, Target Wonogiri di...

9 Emas Harga Mati Emoh di Papan Bawah Lagi, Target Wonogiri di Porprov 2026 ini

Olahraga
Ilustrasi medali. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ambisi besar langsung dipasang! Kalangan cabang olahraga (cabor) di bawah KONI Kabupaten Wonogiri tak mau lagi jadi penggembira. Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026, target medali dipatok cukup berani: 9 emas, 5 perak, dan 20 perunggu.

Target ini bukan asal bunyi. Dalam rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di Mall Pelayanan Publik (MPP) Wonogiri, Sabtu (25/4/2026), sebanyak 20 cabor yang lolos prakualifikasi langsung memaparkan hitung-hitungan realistis mereka di hadapan Ketua KONI Wonogiri, Sungkono.

Atmosfernya serius. Tekanan ada. Tapi optimisme tetap terasa.

“Jika target medali (perolehan) cabor ini tercapai kita optimistis peringkat Wonogiri di Jateng nanti akan naik,” ungkap Sungkono.

Meski begitu, KONI Wonogiri memilih tidak sesumbar soal ranking. Bukan tanpa alasan—pada Porprov XVI sebelumnya, posisi Wonogiri masih tertahan di peringkat 34 Jawa Tengah. Artinya, lonjakan peringkat jadi target diam-diam yang harus dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan.

Yang menarik, Sungkono secara tegas mengingatkan agar target tidak ngawur.

“Tapi harapan kami dalam pasang target mereka realistis atau logis-logis saja, jangan yang muluk-muluk,” tandas mantan Kadis Dukcapil Wonogiri tersebut.

Baca Juga :  Detik-Detik Sapi Terperosok Septic Tank di Selogiri Wonogiri, Evakuasi Bikin Nafas Tertahan

Tekanan datang bukan cuma dari internal. Setiap kali bertemu Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, soal target medali selalu jadi bahan pertanyaan utama. Artinya, capaian di Porprov nanti bukan sekadar prestasi olahraga—tapi juga menyangkut gengsi daerah.

Dari total 35 cabor anggota KONI Wonogiri, hanya 20 cabor yang berhasil lolos prakualifikasi. Mereka inilah yang akan jadi ujung tombak perburuan medali di ajang yang rencananya digelar di Semarang Raya pada 23 Oktober 2026.

Di balik target medali, ada hal yang bikin banyak atlet makin panas: bonus besar siap menanti.

Pemkab Wonogiri sudah melempar wacana tali asih dengan angka yang tidak main-main:

✓ 🥇 Emas: Rp30 juta
✓ 🥈 Perak: Rp20 juta
✓ 🥉 Perunggu: Rp10 juta

Kalau target medali benar-benar tercapai, anggaran yang harus disiapkan bisa tembus angka fantastis.

“Makanya, paska Rakor KONI ini perlu dilaporkan kepada bapak bupati, karena jika target ini nanti ‘netes’ sesuai prediksi cabor masing-masing, maka alokasi tali asih atlet butuh sekitar Rp 570 jutaan, itu belum (tali asih) untuk pelatih dan ofisial, masak ya tidak dipikirkan,” kata Sungkono.

Baca Juga :  Keren Sumpah!Supardi Bangun 2 Rumah Mirip Bus PO Agra Mas, Sudah Habiskan Ratusan Juta tapi Belum Finish

Angka Rp570 juta itu baru untuk atlet. Belum termasuk pelatih dan ofisial yang juga berhak mendapat apresiasi. Artinya, total anggaran bisa jauh lebih besar.

Situasi ini membuat satu hal jadi jelas: Porprov 2026 bukan sekadar kompetisi biasa bagi Wonogiri. Ini soal pembuktian, perbaikan peringkat, dan juga pertaruhan serius antara target dan realisasi anggaran.

Sekarang bola ada di tangan para atlet. Target sudah dipasang, bonus sudah di depan mata, dan tekanan sudah nyata. Tinggal satu pertanyaan: mampukah Wonogiri benar-benar “pecah telur” dan keluar dari papan bawah? Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.