WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ancaman krisis energi mulai terasa nyata di tengah masyarakat. Wacana pembatasan pembelian BBM, naiknya harga energi, hingga kebijakan work from home (WFH) bagi ASN menjadi sinyal kuat bahwa pola hidup dan ekonomi akan berubah. Di balik kondisi ini, justru muncul peluang bisnis baru yang bisa dijalankan dengan modal minim tapi potensi keuntungan maksimal.
Perubahan gaya hidup masyarakat menjadi kunci utama. Mobilitas berkurang, aktivitas lebih banyak di rumah, dan kebutuhan efisiensi meningkat drastis. Ini membuka celah bagi pelaku usaha untuk masuk dengan ide kreatif yang relevan dengan kondisi saat ini.
Beberapa ide bisnis murah yang mulai dilirik dan terbukti menjanjikan antara lain:
✓ 🟢 Jasa Antar & Titip Barang Lokal
Dengan pembatasan BBM, banyak orang enggan keluar rumah. Jasa titip belanja, antar makanan, hingga kebutuhan harian jadi solusi praktis. Modalnya cukup motor hemat bensin atau bahkan sepeda listrik.
✓ 🔵 Bisnis Makanan Rumahan Hemat Energi
Menu sederhana, masak cepat, dan minim gas atau listrik jadi daya tarik. Contohnya nasi bungkus, frozen food, atau lauk siap saji.
✓ 🟡 Jualan Produk Hemat Energi
Lampu LED, kompor listrik hemat daya, power bank, hingga panel surya mini mulai banyak dicari. Ini peluang besar di tengah kekhawatiran krisis energi.
✓ 🔴 Laundry Kiloan Skala Rumahan
Dengan orang lebih banyak di rumah, kebutuhan laundry tetap tinggi. Mesin hemat listrik bisa jadi investasi awal yang cepat balik modal.
✓ 🟣 Konten Kreator Edukasi Hemat Energi
Topik seperti tips irit listrik, hidup minimalis, hingga survival di tengah krisis energi punya pasar besar di media sosial.
✓ ⚫ Jasa Service Elektronik & Peralatan Rumah
Daripada beli baru, masyarakat cenderung memperbaiki barang lama demi hemat biaya. Ini peluang emas bagi yang punya skill teknis.
✓ 🟠 Urban Farming & Tanaman Pangan Mini
Menanam sendiri sayur atau cabai di rumah mulai tren karena harga bahan pokok fluktuatif.
✓ 🚲 Jasa Servis Sepeda & Perawatan Harian
Mobilitas tanpa BBM bikin sepeda kembali naik daun. Banyak orang butuh servis rutin, ganti ban, rem, hingga upgrade komponen. Modal alat dasar, tapi pelanggan bisa terus datang.
✓ ⚡ Jual Sepeda Listrik & Aksesorisnya
Sepeda listrik jadi primadona karena hemat biaya dan praktis untuk jarak dekat. Peluang bukan cuma jual unit, tapi juga baterai, charger, hingga spare part. Margin cukup tinggi jika bisa ambil langsung dari distributor.
Situasi ini juga memunculkan suara dari masyarakat yang langsung merasakan dampaknya.
“Kalau BBM dibatasi terus, ya kita harus cari cara lain buat tetap jalan. Saya sekarang mulai jualan makanan dari rumah, lumayan buat tambahan,” ujar Siti (34), warga Wonogiri, Selasa (7/4/2026).
Hal serupa diungkapkan Budi (41), yang mulai beralih profesi.
“Dulu kerja sering keluar kota, sekarang WFH. Akhirnya coba buka jasa titip sama delivery kecil-kecilan, ternyata banyak yang butuh.”
Sementara itu, Rina (28) melihat peluang dari sisi digital.
“Konten soal hemat listrik sama hidup sederhana ternyata banyak yang nonton. Sekarang bisa jadi pemasukan juga.”
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan ekonomi tidak selalu berarti jalan buntu. Justru bagi yang jeli, ini menjadi momentum untuk beradaptasi dan menciptakan sumber penghasilan baru.
Kuncinya sederhana: pahami perubahan kebutuhan masyarakat, tekan biaya operasional, dan manfaatkan teknologi. Bisnis tidak harus besar untuk menghasilkan keuntungan, yang penting tepat sasaran dan konsisten dijalankan. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















