Beranda Nasional Jogja Boncengkan Ibunya, Perempuan Bantul Ini Jadi Korban Begal Payudara

Boncengkan Ibunya, Perempuan Bantul Ini Jadi Korban Begal Payudara

Ilustrasi begal payudara | kreasi AI

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi pelecehan seksual di ruang publik kembali terjadi dan memicu keresahan. Seorang perempuan muda di Bantul menjadi korban “begal payudara” oleh pria tak dikenal yang beraksi saat korban tengah berkendara bersama ibunya.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Gapura Padukuhan Gandekan, Jalan Tentara Pelajar, Kalurahan Trirenggo, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut.
“Korban inisial SJT (20), warga Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul,” katanya kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

Kejadian bermula saat korban pulang dari berbelanja di wilayah Godean, Sleman, bersama ibunya menggunakan sepeda motor. Korban mengemudi sambil membawa barang belanjaan, sedangkan ibunya duduk di belakang.

Saat melintas di lokasi kejadian, seorang pria yang mengendarai sepeda motor matic jenis Vario berwarna hitam mendekat dengan maksud menyalip.

Baca Juga :  Heboh Hilangnya Siswa SMP di Yogya Terkuak, Bukan Diculik, Tapi Mengamankan Diri

“Setelah sampai di depan Gapura Padukuhan Gandekan Jalan Tentara Pelajar, ada seorang laki-laki mengendarai sepeda motor Vario warna hitam, helm warna hitam, berpakaian hitam hendak menyalip korban,” jelasnya.

Namun, pelaku justru memepet kendaraan korban dan melakukan tindakan tidak senonoh dengan menyentuh bagian sensitif korban sebelum akhirnya melarikan diri ke arah selatan.

“Korban dan saksi mencoba mengejar laki-laki tersebut, akan tetapi tidak berhasil terkejar,” ungkap Rita.

Usai kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantul untuk ditindaklanjuti.

“Sampai saat ini, kasus masih dalam penyelidikan,” tutupnya.

Baca Juga :  Teganya! Pelaku Gondol Uang Rp 4,5 Juta Milik Lansia di Bantul, yang Disimpan di Bawah Kasur

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa tindak pelecehan di ruang publik masih menjadi ancaman nyata, bahkan terjadi di jalanan terbuka. Polisi kini tengah memburu pelaku dan mengumpulkan keterangan guna mengungkap identitasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.