WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali bikin geger warga Wonogiri. Dua sepeda motor terlibat tabrakan keras di Jalan Raya Pracimantoro–Giri Belah, tepatnya di simpang tiga dekat K5, Wonokerto, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Rabu (22/4/2026) sekitar WIB. Benturan terjadi begitu cepat, meninggalkan dua pengendara terkapar dengan luka serius.
Insiden ini melibatkan Honda Vario bernomor polisi B 6587 TUF yang dikendarai S (61), warga Pracimantoro, dan Yamaha NMAX AD 3805 IT yang dikendarai SRS (22), warga Grogol, Sukoharjo. Kedua kendaraan bertemu dalam situasi yang tidak terhindarkan di titik rawan persimpangan.
Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono mengungkap kronologi kejadian yang jadi perhatian.“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha NMAX dengan kecepatan cukup tinggi. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelasnya.
Tabrakan keras pun terjadi. Honda Vario yang hendak menyeberang ke arah Desa Gambirmanis tak sempat menghindar saat NMAX melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Benturan di simpang tersebut menjadi pemicu utama kecelakaan.
Akibat kejadian itu, kedua pengendara mengalami luka-luka dengan kondisi yang cukup memprihatinkan:
✓ Pengendara Honda Vario mengalami luka sobek di bagian belakang kepala
✓ Lecet pada tangan dan kaki
✓ Pengendara Yamaha NMAX mengalami luka lecet pada tangan dan kaki
“Kedua korban langsung dievakuasi ke RS Maguan Pracimantoro untuk mendapatkan penanganan medis,” imbuh Kapolsek.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Proses olah TKP dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan barang bukti.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo turut memberikan peringatan keras bagi para pengguna jalan agar tidak mengulangi kejadian serupa.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengurangi kecepatan saat melintasi simpang, serta memastikan kondisi aman sebelum berbelok atau menyeberang,” tegasnya.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa persimpangan menjadi titik rawan kecelakaan, terutama jika pengendara lengah dan memacu kendaraan tanpa kontrol. Dalam hitungan detik, keputusan kecil di jalan bisa berujung fatal. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















