Beranda Nasional Jogja Imbauan Bahlil Terbukti, Gegara Lupa Matikan Kompor, Rumah di Bantul Ini Ludes...

Imbauan Bahlil Terbukti, Gegara Lupa Matikan Kompor, Rumah di Bantul Ini Ludes Terbakar

Ilustrasi rumah terbakar | freepik

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kali ini, imbauan Menteri Bahlil untuk mematikan kompor setelah masakan matang, menemukan relevansinya. Bukan hanya menghemat energi, gegara lupa matikan kompor, dampaknya rumah terbakar hingga ludes.

Kejadian tragis itu dialami oleh Wagiman warga Dusun Pendul, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Bidang Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Kristanto Kurniawan, mengungkapkan kebakaran pertama kali diketahui warga setelah terdengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban.

“Kejadian kebakaran baru diketahui usai seorang warga setempat mendengar suara tangisan dan teriakan. Sumber suara itu ternyata berasal dari rumah Wagiman,” ungkapnya, Selasa (31/3/2026).

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari meminta bantuan warga lain. Di saat bersamaan, laporan juga diteruskan ke BPBD Bantul agar penanganan lebih cepat dilakukan.

Baca Juga :  Lebaran Berlalu, 67 Perusahaan di DIY Masih Tunggak THR, Sleman Terbanyak

Petugas BPBD kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 20.57 WIB dengan mengerahkan sejumlah armada pemadam.

“Sekitar pukul 20.57 WIB, personel kami meluncur untuk melakukan pemadaman. Proses pemadaman dilakukan dengan dua unit mobil pemadam kebakaran, satu tangki berisi air milik BPBD Bantul, dan satu tangki berisi air milik PMI Bantul,” jelas dia.

Sebanyak 13 personel BPBD diterjunkan dalam proses pemadaman yang juga melibatkan unsur Polri, TNI, PMI, relawan, serta warga sekitar. Api yang sempat membesar akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya intensif selama hampir dua jam.

“Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB,” kata dia.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik rumah mengalami syok akibat kejadian itu hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Baca Juga :  Daripada Dipangkas, Wali Murid di Sleman Minta MBG Dihentikan Saja

Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir cukup besar, mencapai sekitar Rp140 juta.

“Penyebab kejadian kebakaran itu diduga karena penghuni rumah lupa mematikan kompor usai masak,” tandas dia. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.