WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana pagi di kawasan bundaran Giriwoyo mendadak berubah tegang setelah seorang perempuan lanjut usia ditemukan pingsan di trotoar, Rabu (8/4/2026). Kejadian ini sontak menarik perhatian warga yang sedang beraktivitas, saat pasaran Kliwon terutama karena korban sebelumnya terlihat dalam kondisi biasa saja saat hendak berbelanja.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 06.15 WIB. Korban diketahui bernama Lamiyem (62), warga Desa Ngancar, Kecamatan Giriwoyo. Ia diduga tiba-tiba kehilangan kesadaran saat berjalan menuju Pasaran Kliwon Pasar Giriwoyo.
Tanpa menunggu lama, personel Polsek Giriwoyo langsung bergerak cepat menuju lokasi di Jalan Solo–Pacitan, tepatnya di area bundaran Giriwoyo. Bersama warga sekitar, petugas segera mengevakuasi korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan membawanya ke RS PKU Muhammadiyah Baturetno untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun nasib berkata lain. Sekitar pukul 06.30 WIB, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Kabar ini langsung membuat suasana haru, terutama bagi warga yang sempat menyaksikan proses evakuasi tersebut.
Selain proses evakuasi, aparat kepolisian juga langsung melakukan langkah cepat lainnya. Mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi di lokasi, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memberikan pertolongan dan memastikan penanganan berjalan maksimal. Ini merupakan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak medis menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga menjadi penyebab utama kejadian tersebut.
Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi korban dan hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan.
Pihaknya berharap masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit serius. Situasi darurat seperti ini bisa terjadi kapan saja tanpa tanda yang jelas.
✓ Perhatikan kondisi tubuh sebelum beraktivitas berat di pagi hari
✓ Jangan abaikan gejala seperti pusing, sesak napas, atau nyeri dada
✓ Segera cari pertolongan jika merasa tidak sehat di ruang publik
✓ Laporkan kondisi darurat ke pihak berwenang agar cepat ditangani
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor jika menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar, karena kecepatan penanganan bisa menjadi faktor penentu keselamatan.
Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















