Beranda Daerah Solo Poster Kritik Sampah Plastik dari Mahasiswi ISI Solo Tembus Pameran Internasional di...

Poster Kritik Sampah Plastik dari Mahasiswi ISI Solo Tembus Pameran Internasional di Turki

Utami Kusumah Dewi, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta angkatan 2024 dan karyanya yang berhasil lolos kurasi dan tampil dalam pameran global di Turki | Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah krisis lingkungan yang kian nyata, sebuah karya visual dari bangku kuliah justru mampu “berbicara lantang” di panggung internasional. Poster bertajuk It’s Time to See karya mahasiswi Institut Seni Indonesia Surakarta berhasil menembus seleksi ketat pameran global di Turki.

Adalah Utami Kusumah Dewi, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta angkatan 2024, yang membawa isu pencemaran plastik ke dalam karya desainnya. Ia terinspirasi dari fenomena sampah plastik yang kerap mencemari sungai dan perairan, termasuk yang terjadi di berbagai wilayah dunia.

Melalui visual yang kuat, Utami menyoroti ancaman serius dari limbah plastik yang sulit terurai dan berpotensi merusak ekosistem air dalam jangka panjang.

Karya tersebut sukses lolos kurasi dalam pameran internasional bertajuk Gönen’den Marmara’ya: SUYA BAKAN GÖZ 2026 yang digelar di Gönen Cumhuriyet Meydanı, Turki. Ajang ini merupakan bagian dari peringatan Hari Air Sedunia yang berlangsung pada 30 Maret hingga 2 April 2026.

Baca Juga :  Tak Gubris Saran Jusuf Kalla, Jokowi Hanya Mau Tunjukkan Ijazahnya di Sidang Pengadilan

Tak tanggung-tanggung, karya Utami terpilih dari lebih dari 300 karya yang berasal dari 37 negara. Peserta datang dari berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Asia, hingga Amerika, menjadikan ajang ini sebagai ruang pertemuan ide lintas budaya terkait isu air dan lingkungan.

Dalam keterangannya, Utami mengaku proses kreatif pembuatan poster tersebut relatif singkat, hanya sekitar dua minggu sejak tahap pencarian ide hingga penyelesaian akhir dengan teknik ilustrasi digital.

“Setelah lolos kurasi, jujur tidak menyangka karena menurut saya waktu untuk pembuatannya sangat singkat namun berhasil lolos dan dipamerkan bareng peserta dari luar negeri,” ungkapnya.

Ia berharap pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan terlibat dalam forum internasional.

“Semoga kedepannya bisa sering ikut pameran internasional dengan karya yang dapat membawa dampak baik bagi audiens yang lebih luas,” lanjutnya.

Baca Juga :  SBY Melukis di Pinggiran Bengawan Solo Gunakan Teknik Finger Painting

Sementara itu, dosen pembimbingnya, Basnendar Herry Prilosadoso, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi, baik di ranah akademik maupun non-akademik.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa isu lokal seperti sampah plastik dapat dikemas menjadi pesan global yang relevan, bahkan mampu menembus panggung internasional melalui medium desain visual. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.