SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sragen kembali diguncang kabar tragis. Seorang pelajar di SMP Negeri 2 Sumberlawang dilaporkan meninggal dunia di dalam kamar mandi sekolah pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa ini langsung memicu kepanikan di lingkungan sekolah sekaligus menyita perhatian warga Kabupaten Sragen.
Korban diketahui berinisial WAP, seorang siswa yang tinggal di Dukuh Gulan RT 13, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh teman satu sekolahnya sendiri.
Kejadian ini sontak membuat suasana sekolah berubah mencekam. Temuan jasad korban di kamar mandi sekolah menjadi titik awal terungkapnya dugaan aksi kekerasan antar pelajar yang berujung fatal. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik kejadian tersebut.
Kapolsek Sumberlawang, AKP Sudarmaji, membenarkan adanya insiden tersebut saat dikonfirmasi.
“Iya benar di SMPN 2 Sumberlawang, tadi dikabari kepala sekolah sekitar jam 12, untuk detailnya nanti kita kabari kembali, saat ini korban masih di kamar jenazah RSUD Sragen,” ujarnya.
Jenazah korban saat ini masih berada di RSUD Sragen untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta pihak sekolah guna memastikan fakta sebenarnya di balik peristiwa memilukan ini.
Kasus ini kembali membuka mata tentang potensi kekerasan di lingkungan pendidikan yang sering luput dari pengawasan. Tragedi ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi peringatan serius bagi semua pihak terkait pentingnya pengawasan dan penanganan konflik antar siswa sejak dini.
✓ Fakta singkat kejadian:
• Lokasi kejadian di kamar mandi sekolah
• Waktu kejadian sekitar pukul 12.00 WIB
• Korban siswa SMP berinisial WAP
• Pelaku diduga teman satu sekolah
• Penanganan kasus oleh Polsek Sumberlawang
• Jenazah korban di RSUD Sragen
Huru Yanto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.












