Beranda Daerah Diduga Diancam Pisau, Mahasiswi Unpad Dilindas Pemotor Saat Berusaha Menyelamatkan Diri

Diduga Diancam Pisau, Mahasiswi Unpad Dilindas Pemotor Saat Berusaha Menyelamatkan Diri

Ilustrasi penganiayaan. Pixabay

SUMEDANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi brutal pengendara sepeda motor terhadap seorang mahasiswi mengguncang kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Korban yang diketahui merupakan mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial CGR diduga sengaja dilindas pelaku setelah berusaha menyelamatkan diri dari ancaman di sebuah gang sempit.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di wilayah Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Selasa (12/5/2026) tengah malam. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang identitasnya belum diketahui.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sempat mendapat ancaman dari pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku bahkan diduga menodongkan senjata tajam untuk menakut-nakuti korban.

“Agar korban tetap diam,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Sumedang, Ajun Komisaris Awang Munggardijaya, Kamis (14/5/2026).

Dalam kondisi panik, korban berupaya melarikan diri. Namun nahas, ia tersandung hingga jatuh di gang tersebut. Situasi itu justru dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan lebih brutal.

Baca Juga :  Diduga Kurang Hati-hati Saat Mendahului, Pelajar Putri di Bojonegoro Terperosok ke Kolong Truk, Tewas!

“Yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melindasnya sebelum kabur,” lanjut Awang.

Polisi memastikan telah mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut memperlihatkan detik-detik korban terjatuh hingga akhirnya dilindas sepeda motor pelaku.

“Kami masih menganalisis rekaman lain untuk melihat apakah ada tindakan pengancaman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Reskrim Polsek Jatinangor, Inspektur Dua Hendi Setiawan, mengatakan korban mengalami luka-luka serta trauma berat akibat kejadian tersebut. Saat ini korban masih dalam proses pemulihan sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

Pihak kepolisian pun masih mendalami kemungkinan motif di balik aksi tersebut. Aparat belum dapat memastikan apakah kasus itu berkaitan dengan pencurian dengan kekerasan atau dipicu persoalan lain yang bersifat pribadi.

Baca Juga :  Tragis, Bocah SD di Pasuruan Meninggal Setelah Jajan Mi Pedas dan Minum Soda Saat Perut Kosong

Penyidik kini terus mengumpulkan keterangan para saksi dan menelusuri jejak pelaku melalui sejumlah rekaman CCTV tambahan di sekitar lokasi kejadian. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.