KARAWANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gelombang ketidakpuasan terhadap kinerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mencuat dalam polling yang digelar sembilan media di bawah naungan Metropolitan Grup. Hasil jajak pendapat itu menunjukkan mayoritas responden menginginkan pergantian pucuk pimpinan lembaga tersebut.
Polling dilakukan selama 24 jam penuh melalui platform media sosial TikTok, Instagram, dan Facebook milik sejumlah media, mulai Senin (13/4/2026) pukul 19.00 WIB hingga Selasa (14/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Media yang terlibat antara lain Pojoksatu.id, Metripolitan.id, Metro Bogor, Radar Bandung, Radar Bekasi, Radar Depok, Radar Cianjur, Radar Sukabumi, dan Radar Karawang.
Dalam polling itu, publik hanya diberikan satu pertanyaan sederhana, yakni terkait penilaian terhadap kinerja Kepala BGN Dadan Hindayana. Pilihan jawaban yang disediakan adalah “Memuaskan” dan “Patut Diganti”.
Hasilnya, sebanyak 82,47 persen responden atau sekitar 44.883 akun menyatakan Dadan Hindayana layak dicopot dari jabatannya. Sementara 15,63 persen atau sekitar 8.504 akun menilai kinerjanya masih memuaskan. Sisanya memberikan penilaian negatif lainnya.
Secara keseluruhan, polling tersebut melibatkan 54.421 akun dengan total tayangan mencapai 989.954 views di berbagai platform media sosial.
Ketua Forum Pemred Metropolitan Grup, Azam Munawar, mengatakan polling sengaja digelar untuk menangkap suara publik terhadap isu-isu aktual yang ramai diperbincangkan masyarakat.
“Media sosial saat ini menjadi salah satu platform yang mendominasi dalam semua kegiatan publik. Perkembangannya juga sudah sangat pesat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Menurut Azam, media sosial kini bukan sekadar ruang curhat, tetapi sudah berkembang menjadi medium yang efektif untuk menyampaikan opini, kritik, hingga aspirasi publik secara cepat dan luas.
“Suara-suara inilah yang ingin kami jaring dan akomodir untuk kemudian disampaikan melalui produk jurnalistik,” terangnya.
Ia menambahkan, polling serupa akan terus dilakukan secara rutin setiap pekan dengan mengangkat isu-isu yang sedang menjadi perhatian publik.
“Kami gelar setiap pekan dengan mengangkat isu-isu yang sedang ramai dan hasilnya bisa dilihat langsung oleh publik,” tandasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
