Beranda Nasional Jogja Diduga Lewati Marka Jalan, Tabrakan Tiga Kendaraan di Jalan Kaliurang Sleman Renggut...

Diduga Lewati Marka Jalan, Tabrakan Tiga Kendaraan di Jalan Kaliurang Sleman Renggut Satu Nyawa

ilustrasi | freepik

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jalan Kaliurang kembali memakan korban jiwa. Di saat sebagian besar warga masih terlelap, sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil terjadi di kawasan Km 9 Jalan Kaliurang, Padukuhan Klabanan, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Rabu (24/6/2026) dini hari. Seorang pemuda asal Kabupaten Brebes dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Informasi yang dihimpun dari Satlantas Polresta Sleman menyebutkan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai ARR (23), warga Ngaglik, Sleman, sepeda motor Yamaha Fazio yang dikemudikan AM (24), warga Bumiayu, Brebes, serta sebuah mobil Toyota Calya yang dikendarai AH (24), warga Jabung, Lampung Timur.

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kecelakaan bermula ketika Honda Scoopy melaju dari arah utara menuju selatan.

Dalam perjalanan, pengendara diduga tidak mempertahankan lajur kendaraannya dan masuk ke jalur lawan. Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju Yamaha Fazio sehingga tabrakan keras tak dapat dihindari.

Baca Juga :  Pamit Pergi ke Rumah Anak, Lansia Asal Gunungkidul Hilang Tanpa Jejak

“Akibat benturan tersebut, pengendara dan penumpang Yamaha Fazio terjatuh ke jalur berlawanan,” ujar Argo.

Benturan itu menjadi awal dari tragedi yang lebih fatal. Penumpang Yamaha Fazio berinisial NA (24), warga Paguyangan, Brebes, terjatuh ke badan jalan dan pada saat bersamaan tertabrak Toyota Calya yang datang dari arah utara.

Korban mengalami cedera berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, pengendara Yamaha Fazio, AM, mengalami patah tulang pada lengan kiri dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Adapun pengendara Honda Scoopy hanya mengalami luka lecet pada beberapa bagian tubuh dan diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat. Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh penyebab dan rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut.

Baca Juga :  Ngamuk dengan Parang di Tangan, Pria di Bantul Ini Akhirnya Diringkus Polisi

Menanggapi kejadian itu, Argo kembali mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, terutama pada malam hingga dini hari ketika konsentrasi pengendara cenderung menurun.

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati guna mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban jiwa,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa pelanggaran sekecil apa pun di jalan raya, termasuk keluar dari jalur kendaraan sendiri, dapat berujung pada konsekuensi yang sangat fatal. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.