Beranda Nasional Jogja Hendak Mandi, Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Malah Tercebur Sumur! Meninggal…

Hendak Mandi, Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Malah Tercebur Sumur! Meninggal…

Ilustrasi mayat | pixabay

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aktivitas sederhana yang dijalani setiap hari berubah menjadi petaka bagi seorang lansia di Kapanewon Sedayu, Bantul. Saat hendak mengambil air untuk mandi, perempuan berusia 80 tahun itu diduga kehilangan pijakan hingga terjatuh ke dasar sumur yang cukup dalam dan akhirnya meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Tri Wahyuni (80), warga Dusun Kalijoho RT 06, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (19/6/2026) petang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban saat itu hendak mandi dan mengambil air secara manual dari sumur yang berada di sekitar rumahnya. Namun dalam proses tersebut, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar delapan meter.
“Berdasarkan laporan yang kami terima korban hendak mandi dan mengambil air dengan cara menimba dari sumur. Diduga korban terpeleset sehingga terjatuh ke dalam sumur,” kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto.
Kejadian tersebut kemudian diketahui pihak keluarga yang langsung meminta bantuan dan melaporkannya kepada petugas terkait. Tim SAR gabungan yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.
Karena kondisi korban berada di ruang sempit dengan kedalaman cukup ekstrem, proses evakuasi dilakukan menggunakan teknik Vertical Rescue. Tim penyelamat juga menyiapkan peralatan SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus) guna menjamin keselamatan personel yang turun ke dalam sumur.
Pipit menjelaskan, seluruh tahapan evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi medan yang cukup berisiko bagi petugas.
“Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi dengan memperhatikan aspek keselamatan personel mengingat kondisi ruang terbatas di dalam sumur. Pada pukul 18.05 WIB, korban berhasil dievakuasi dari kedalaman kurang lebih 8 meter dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Setelah berhasil diangkat dari dasar sumur, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian dan tim medis untuk dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya aspek keselamatan di area sumur, terutama bagi warga lanjut usia yang masih beraktivitas secara mandiri. Kondisi lantai yang licin maupun konstruksi sumur yang minim pengaman dapat menjadi faktor risiko yang berujung fatal. (*)  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.