
SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Aksi pencurian satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna biru di area parkir lingkungan Mal Pelayanan Publik (MPP) Sukowati Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Senin (3/8/2026) kemarin.
Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM motor tersebut diketahui milik pegawai PPPK paruh waktu DPMPTSP Sragen bernama Amirul Mukmin (Irul), warga Nguworejo, Karangmalang, Sragen yang merupakan pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sragen.
Dikomfimasi JOGLOSEMARNEWS.COM Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sragen, Ilhan Kurniawan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius pihak pengelola MPP Sukowati. Kasus ini pun telah dilaporkan secara resmi dan kini ditangani jajaran Polres Sragen.
“Selama hampir empat tahun MPP Sukowati berdiri, ini merupakan kejadian pertama kali adanya kehilangan sepeda motor. Tentu ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami untuk meningkatkan pengamanan,” kata Ilhan Kurniawan pada Selasa 4 Agustus 2026.
Ilhan menjelaskan, aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV). Di lingkungan MPP Sukowati sendiri terpasang sebanyak 24 titik CCTV yang memantau sudut gedung dan area parkir.
Berdasarkan rekaman pengawas, pelaku masuk ke area MPP sekitar pukul 14.15 WIB dengan berjalan kaki tanpa membawa kendaraan. Sebelum menggasak motor korban, pelaku sempat masuk ke dalam gedung dan berpura-pura hendak mengurus administrasi.
“Pelaku sempat masuk gedung, tanya-tanya ke petugas security di mesin antrean. Saat ditanya mau ngurus apa, dia bilang ‘nanti dulu’ lalu duduk membaca koran di ruang tunggu,” ujar Ilhan.
Diduga pelaku mengintai situasi dan mengetahui korban menaruh kunci motor di kotak dasbor depan kendaraan. Sekitar pukul 15.15 WIB, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban. Beruntung, pelaku tidak mengenakan masker sehingga wajahnya terekam sangat jelas di CCTV dan sudah diserahkan ke pihak kepolisian.
Menanggapi insiden tersebut, pihak DPMPTSP langsung mengumpulkan seluruh personel security untuk melakukan evaluasi. Sebagai langkah antisipasi ke depan, pengelola MPP Sukowati berencana menerapkan sistem ticketing (karcis) keluar-masuk kendaraan layaknya kontrol parkir di mal.
Meski menerapkan sistem ticketing, Ilhan menegaskan layanan parkir di MPP Sukowati akan tetap gratis sesuai aturan pelayanan publik dari MenPAN-RB dan Perpres.
“Sesuai regulasi pelayanan publik, kami tidak boleh memungut retribusi parkir. Jadi tetap gratis. Namun kami akan menambah sistem ticketing dan menempatkan personel standby di pos pintu masuk dan keluar agar akses keluar-masuk kendaraan bisa terpantau ketat,” ujarnya. Huri Yanto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














