SRAGENโ Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengungkap bahwa dua anggota sindikat rampok nasabah asal Jatim yang dibekuk saat kabur ke Sragen, Kamis (11/1/2018) ternyata hanya membawa senjata paku. Tim mengamankan 10 buah paku yang memiliki keunikan dan dijadikan alat untuk memperdaya sasaran.
โAda 10 paku yang kita amankan disembunyikan di dalam jok motor. Tapi paku itu bukan paku biasa. Kelihatannya sudah didesain khusus oleh mereka, โ papar Kapolres kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .
Menurut Kapolres, paku itu tidak seperti paku-paku pada lazimnya. Paku itu ditengarai memang dibuat khusus karena tak memiliki pangkal atau payung.
Akan tetapi paku itu hanya berbentuk lurus dan diduga memang untuk memudahkan dipasang di jalan tanpa terlihat atau tak menimbulkan kecurigaan. Saat diamankan, 10 paku itu dibungkus dengan kertas warna coklat yang diduga memang hendak dipasang ke sasaran.
โBarang bukti paku sudah kita amankan berikut barang bukti lainnya, โ jelasnya. Wardoyo
Berikut daftar barang bukti yang diamankan dari lokasi:
1) Satu unit SPM Honda Tiger Revo warna hitam beserta kunci
2) Sepuluh butir paku didalam kertas warna coklat
3) satu buah dompet warna hitam berisi uang tunai sebesar Rp. 921.000,- beserta Sim C dan tkp an. Agus Bambang Priyatno.
4) satu buah dompet warna hitam berisi uang tunai sebesar Rp. 317.000,- beserta Sim A an Endong Abdul Wahab dan Stnk Honda GL 200D warna hitam nopol. L4930VG
5) satu buah jaket warna hitam
6) satu buah ikat pinggang warna hitam
7) satu buah kunci SPM N Max dan kunci gembok
8) satu buah tas laptop warna hitam
10) satu buah hp samsung flip duos warna putih
11) satu buah hp samsung flip duos warna hitam
12) satu buah hp samsung warna putih
13) satu buah hp asus Zenfone warna hijau muda
14) satu buah helm warna hitam
Sumber: Polres Sragen