26 C
Surakarta
Senin, 18 November 2019
JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo Gembong Rampok Yang Ditembak Polisi Sempat Teriakkan Takbir Berkali-Kali....

Gembong Rampok Yang Ditembak Polisi Sempat Teriakkan Takbir Berkali-Kali. Warga Curiga Terkait Dana Teroris

- Advertisement -

loading...
Loading...

Salah satu gembong rampok yang ditembak di Solo. Foto/JSnews

SOLO –  Ada sisi lain yang menarik dari penggerebekan tiga gembong perampokan nasabah bank yang dua pelaku sindikat rampok nasabah bank asal Jatim yang sempat ditembak di Solo dan kabur ke Sragen, Kamis (11/1/2018). Satu pelaku yang diringkus setelah ditembak oleh tim Polresta Solo di Pasar Legi,  ternyata sempat beberapa kali meneriakkan takbir sesaat sebelum roboh dan dievakuasi aparat.

Teriakan kata takbir itu diungkapkan oleh beberapa saksi mata dan warga yang berada di lokasi kejadian. Salah satunya,  Abah Sarimin (48) petugas Supeltas yang berjaga di jalan dekat lokasi kejadian.

Petugas Supeltas asal Desa Kecik,  Tanon,  Sragen itu mengaku saat kejadian ia memang berada hanya jarak beberapa jengkal dari lokasi kejadian. Seingatnya,  ketiga pelaku sempat dihentikannya bersama pengendara yang lain untuk berbagi jalan dengan pengendara dari arah lain.

“Sempat saya setop juga.  Tapi sama sekali nggak mengira kalau mereka pelakunya. Begitu jalur saya buka,  nggak lama di belakang saya sudah terdengar suara tembakan dar dor dan kerumunan polisi serta warga, ” ujarnya kepada Joglosemarnews.com, Minggu (14/1/2018).

Ia yang sehari-hari berprofesi ikut membantu pengaturan lalu lintas di lokasi itu, menuturkan insiden penembakan salah satu perampok itu sempat membuat jalanan macet total. Selain itu,  ada satu hal yang hingga kini masih mengusik perhatiannya juga beberapa warga di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Busa di Bendung Karet Tirtonadi, Komisi II DPRD Solo : DLH Mendesak Anggarkan Pembangunan Laboratorium

Yakni pelaki berulangkali meneriakkan kata takbir setelah tertembak kedua kakinya dan roboh ke jalan. Bahkan saat hendak dievakuasi dan dibangkitkan oleh petugas,  pria itu tak henti meneriakkan takbir.

“Suaranya jelas. Dia teriak Allahu Akbar berkali-kali.  Saat ditembak dan jatuh,  lalu saat hendak didirikan dan dibawa polisi,  juga teriak begitu. Warga banyak yang berbisik dan celetuk apakah mereka ada kaitannya merampok untuk dana teroris, ” ujarnya menggambarkan obrolan warga yang ada di lokasi kejadian saat itu.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo melalui Wakapolresta AKBP Andy Arif menyatakan, ketiga residivis tersebut sebelum dilumpuhkan di Kota Solo dan Sragen merupakan penjahat lintas daerah di Pulau Jawa.

Sebelum ditangkap, ketiga telah melakukan aksi kejahatan di wilayah Kota Malang, Sidoarjo, Nganjuk, Kediri (Jawa Timur) serta Purworejo, Jawa Tengah. Bahkan, sebelum tertangkap sempat merencanakan aksinya di wilayah Kota Solo.

Baca Juga :  Selvi Ananda Melahirkan, Jokowi Langsung Terbang ke Solo Tengok Cucu ketiganya

“Benar, target aksi kejahatannya lintas daerah di Pulau Jawa. Bahkan, sebelum tertangkap, telah merencanakan aksinya di wilayah Solo Raya,” terang AKBP Andy Rifai kepada wartawan, Jumat (12/1/2018).

Ia juga mengungkapkan, dalam menjalankan aksinya, tiga tersangka atas nama M Fauzi, Andong dan Antok tersebut memiliki peran masing-masing.

“Mereka memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksi kejahatannya. Ada yang bertugas sebagai pengalih perhatian calon korban, pemasang paku hingga eksekutor,” beber Andy Rifai.

Ia menambahkan, petugas Satreskrim Polresta Malang telah melakukan pengintaian sebelumnya. Sebelum akhirnya berhasil melumpuhkan di dua lokasi berbeda.

“Dari informasi yang didapat, komplotan residivis ini sempat kabur ke wilayah Kutoarjo, Yogyakarta, Klaten hingga sampai di Solo. Di Kota Solo, ketiganya sempat akan melancarkan aksi kejahatan sebelum berhasil dilumpuhkan oleh petugas,” sambung Wakapolresta.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman,  sesaat usai memimpin penangkapan Agus Bambang Priyatno (56) warga Dusun Nglebeng RT 11/3, Panggul,  Trenggalek dan Endong Abdul Wahab (42) warga Dukuh Wonocolo 3, RT 14/5, Kota Sidoarjo, Jatim menyampaikan dua tersangka yang diringkus sudah diserahkan ke Mapolresta Malang yang memproses kasus itu. Wardoyo

Loading...

Kontak Informasi Joglosemarnews.com :
Redaksi : [email protected]
Promosi : [email protected]
Kontak : [email protected]

- Advertisment -

Most Popular

Densus 88 Ringkus dan Geledah Rumah Suyono Warga Cilacap, 5 HP, Buku dan Laptop Diamankan

CILACAP, JOGLOSEMARNEWS.COM - Puluhan personel Densus 88 Antiteror menangkap dan menggeledah rumah Suyono (31), warga Dusun Tritih, Desa Danasri Lor, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (17/11/2019). Bersama itu,...

Penyakit Jantung Kumat, Batik Air Terpaksa Mendarat Darurat di El Tari

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM - Gara-gara pilot pingsan mendadak, pesawat Batik Air seri A- 320 dengan Nomor penerbangan ID 6548 tujuan Jakarta-Kupang melakukan pendaratan darurat di Bandara El-Tari...

Ringsek, Begini Penampakan Truk New Widuri Yang Masuk Jurang Tewaskan 1 Orang di Tangen Sragen. Bagian Belakang Ada Tulisan Menyentuh! 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Kecelakaan maut truk masuk jurang yang terjadi di jalur Tangen, tepatnya di Desa Katelan, Tangen, pekan lalu menyisakan cerita pilu. Truk bertuliskan New...

Pengedar Pil Koplo Asal Karang Jompo Digerebek Polisi. Diamankan Pil Jenis Riklona dan Aprazolam 

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM– Satuan Reserse dan Narkoba, Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap kasus kepemilikan obat psikotropika jenis Riklona dan Alprazolam. Polisi membekuk pengedar muda berinisial MB...

Recent Comments