Beranda Wisata Kuliner Catat! Aneka Olahan Makanan Berbahan Jamur Dapat Anda Temukan di Desa ini

Catat! Aneka Olahan Makanan Berbahan Jamur Dapat Anda Temukan di Desa ini

240
BAGIKAN
Joglosemarnews.com/Aris Arianto
SENTRA JAMUR-Warga menikmati bakso dan sate jamur hasil olahan warga Desa Semagar.

WONOGIRI–Anda penikmat sate maupun bakso, namun bosan dengan olahan yang itu-itu saja?. Sekali waktu datang saja ke Desa Semagar, Kecamatan Girimarto.

Di desa ini akan akan menemukan olahan bakso dan sate dengan bahan baku jamur. Ya, Pemerintah Kecamatan Girimarto menjadikan Desa Semagar sebagai sentra olahan makanan berbahan baku jamur.

Camat Girimarto, Suparmo mengungkapkan, banyak potensi kuliner di Desa Semagar. Yang saat ini tengah dikembangkan adalah aneka olahan dari jamur.

“Jamur di sini tidak hanya dijual dalam bentuk keripik atau mentah. Tapi juga dibuat bakso serta sate,” sebut Suparmo, Senin (22/1/2018).

Olahan kreatif tersebut sudah mulai dikenal masyarakat sekitar. Pesanan yang datang juga telah mengalir. Hal ini menjadi dasar pemikiran menjadikan Semagar sebagai sentra olahan jamur Girimarto.

“Kami yakin bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas dia.

Bakso dan sate jamur diantaranya dibuat warga Dusun Garon RT 2 RW 3 Desa Semagar. Bakso dan sate jamur, disebut-sebut selain non kolesterol dan sehat, rasanya tak kalah lezat dengan bakso dan sate daging umumnya. Bahkan, bumbu dan aroma serta penyajiannya pun hampir sama dengan yang lazim dijual.

“Bahan baku bakso berupa jamur tiram, jamur kuping ditambah sayuran brokoli, wortel dan jagung manis. Kemudian sedikit daging ayam sebagai perekat lalu digiling selanjutnya dicetak sesuai selera,” beber perajin bakso jamur Tri Nurini.

Awal mula bakso jamur ini tercipta menurut dia, lantaran adanya dorongan serta motivasi pemerintah. Selama ini dia bersama warga lain memiliki usaha budidaya jamur tiram dan kuping. Warga diberi arahan agar mencari inovasi makanan yang berbahan dasar jamur.

Usaha budi daya jamur serta bakso dan sate jamur belum dua tahun digelutinya. Namun sudah mendapat hati di tengah-tengah masyarakat Girimarto khususnya. Bahkan, saat ini pihak pemerintah desa pun menggandengnya membentuk badan usaha milik desa (BUMDes) ataupun semacam kawasan industri rumahan jamur. Setiap satu porsi bakso dan sate jamur, dibanderol Rp 8000.

“Paling sering dipesan saat acara- acara resmi di pendopo kecamatan,” jelas dia. Aris Arianto