loading...
Kapolsek Ngrampal, Kompol Budiyono saat menyelesaikan dengan keluarga santri dan pengasuh Ponpes tempat santri yang kabur, Rabu (10/1/2018)

SRAGEN–  Seorang santri putri SM (16) nekat kabur dari pondok pesantren tempatnya menimba ilmu di Ponpes Badron Nurulfallah Dukuh Kerep,  Cemeng,  Sambungmacan,  Rabu (10/1/2018). Diduga kuat,  santriwati itu nekat kabur karena jenuh dan mengalami depresi.

Santriwati itu ditemukan oleh Polsek Ngrampal saat termenung di bawah jembatan tol di Kebonromo,  Ngrampal,  pagi kemarin.

” Tadi kami amankan saat duduk melamun sendirian di bawah jembatan jalan tol Soket Kebonromo,  Ngrampal.  Karena membahayakan jiwanya sebab lokasi ramai kendaraan,  akhirnya kami bawa ke Polsek, ” papar Kapolsek Ngrampal, Kompol Budiyono mewakili Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman, Rabu (10/1/2018).

Baca Juga :  Kouta Hanya 65.535 Warga, Puluhan Ribu Keluarga Miskin di Sragen Tak Menerima Program Sembako BPNT. Nilai Bantuan Naik Rp 40.000 Jadi Rp 150.000 Perbulan

Di Mapolsek,  menurutnya pihaknya langsung menginterogasi santri remaja itu. Di hadapan petugas, SM mengaku sudah lima tahun berada di Ponpes itu dan merasa jenuh.

Setelah diketahui identitas dan alamatnya,  kemudian keluarga korban dihubungi.  Saat itu juga,  pengasuh Ponpes juga dihubungi terkait.

“Sesampai di Polsek dilakukan musyawarah bersama untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami SM. Setelah dilakukan mediasi,  akhirnya disepakati untuk menyelesaikan persoalan di keluarga maupun di Pondok, ” pungkasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Beredar Info Pembuatan SIM Kolektif Tanpa Tes di Semua Kantor Samsat di Indonesia Tanggal 1 dan 2 Maret 2020. Begini Fakta Sebenarnya!

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here