loading...
Dua siswa SMK di Gemolong hanya bisa tertunduk saat diberi pembinaan usai ditabgkap razia membolos, Selasa (30/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Tim Polsek Gemolong menggerebek dua siswa SMK di Gemolong yang kedapatan membolos saat jam belajar,  Selasa (30/1/2018). Kedua siswa asal SMK Sakti dan SMK Pancasila Purwodadi itu diamankan saat tengah asyik bermain play station (PS) di wilayah sekitar Terminal Gemolong.

Saat diamankan, kedua siswa masih mengenakan seragam sekolah masing-masing. Penggerebekan itu dilakukan oleh tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Gemolong Ipda Mujiyanto.

“Saat berpatroli,  tim mendapati dua siswa pakai seragam yang malah asyik main PS. Saat ditanya keduanya mengaku membolos sekolah, ” papar Kapolsek Gemolong AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman,  Selasa (30/1/2018).

Baca Juga :  Nyamar Jadi Pembeli, Komplotan Pencuri Perdaya Pemilik Toko di Sambungmacan Sragen. Hitungan Detik Gasak 2 Tas Isi Rp 15 Juta

Kedua siswa itu masing-masing berinisial GA (17) pelajar SMK Sakti Gemolong dan WB (16) pelajar SMK Pancasila Purwodadi. Seusai ditangkap,  keduanya lantas dibawa ke Mapolsek Gemolong untuk diberikan penindakan.

Kapolsek menguraikan saat diinterogasi,  kedua siswa itu mengakui memang membolos dan ingin main game.

“Nggak nangis. Mereka juga ngaku kalau memang mbolos. Akhirnya kita data,  kita beri pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, ” terang AKP Supadi.

Baca Juga :  Pengurus DPC dan PAC Sedulur Jokowi Sragen Resmi Dikukuhkan, Bertekad Menangkan Jokowi-Maruf di Atas 70 % 

Dia juga memberikan wejangan menyentuh hingga membuat kedua siswa itu hanya bisa menunduk. AKP Supadi menyampaikan bahwa selain merugikan diri sendiri dan orang tua, membolos itu juga berdampak tidak baik bagi masa depan mereka.

Ditambahkan,  razia pelajar di jam efektif sekolah akan terus dilakukan untuk menekan perilaku membolos,  dan mencegah hal-hal negatif di kalangan pelajar di wilayah Gemolong.

“Kalau dibiarkan mau jadi apa. Karena mereka generasi masa depan bangsa, ” tukasnya. Wardoyo


Loading...